Kunjungan ke Rawa Aopa, Kapus P3E Suma: Ekosistem Rawa Ini Harus Dirawat untuk Keberlanjutan

Klikhijau.com - Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma), Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si, mengunjungi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) di Sulawesi Tenggara, M...

Kunjungan ke Rawa Aopa, Kapus P3E Suma: Ekosistem Rawa Ini Harus Dirawat untuk Keberlanjutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kepala Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku (P3E Suma), Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si, mengunjungi Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TNRAW) di Sulawesi Tenggara, Minggu 30 Juni 2019.

Didampingi Kepala Sub Bidang Hutan dan Hasil Hutan Mustari Tepu, S.Hut., M. Sc, Darhamsyah disambut oleh Kepala Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Ali Bahri, S.Sos., M.Si.

Selama kunjungan, Kapus P3E Suma akan mendatangi 4 ekosistem yang ada di TNRAW. Antara lain: ekosistem rawa, ekosistem savana, ekosistem mangrove dan ekosistem hutan hujan tropis dataran rendah.

Selain itu, Darhamsyah dan rombongan juga akan mengunjungi dan bertemu dengan perwakilan masyarakat pemanfaat sumber daya alam di sekitar kawasan TNRAW.

Kepala Balai Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Ali Bahri, S.Sos., M. Si., menyampaikan saat ini telah mengembangkan TNRAW sebagai obyek wisata alam yang dapat diandalkan dimasa mendatang khususnya di Sulawesi Tenggara.

[irp posts="5482" name="Soeharto, Pembebasan Irian Barat dan Cerita di Balik Penamaan Pantai Mandala Ria"]

“Pengembangan wisata alam sangat penting agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari sebuah kawasan konservasi. Ekosistem rawa dan mangrove telah kita kembangkan sarana pendukung wisatanya dengan melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaannya” ungkap Ali Bahri yang juga putra daerah Sulawesi Tenggara ini.

Setelah sholat di Masjid Al Alam di Kendari, Kepala P3E Suma langsung menuju ekosistem rawa yang terletak di Desa Pewutaa, Kecamatan Angata, Konawe Selatan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: