Kolaborasi Hijau Berbagi Pupuk Cair dan Eco Enzyme ke Petani Alami di Takalar

oleh -29 kali dilihat
Kolaborasi Hijau Berbagi Pupuk Cair dan Eco Enzyme ke Petani Alami di Takalar
Aksi kolaborasi Hijau, MTS, Klikhijau dan Mitra Hijau Asia di Takalar - Foto: Ist

Klikhijau.com – Puluhan liter pupuk cair dan cairan eco enzyme dibagikan ke petani alami di Desa Paddinging Kabupaten Takalar, Minggu (15/01/2022).

Kunjungan diterima langsung penggagas pertanian alami di Desa Paddinging, Irmawati Daeng So’na bersama Tim.

Ini merupakan aksi kolaborasi hijau antara Komunitas Manggala Tanpa Sekat (MTS), Klikhijau dan Mitra Hijau Asia.

Untuk diketahui, Komunitas Manggala Tanpa Sekat sejauh ini telah memproduksi ratusan liter eco enzyme dan pupuk cair. Semua bahan-bahan yang digunakan memanfaatkan limbah buah dan sayuran.

Komunitas MTS sangat intens mendorong pengelolaan sampah organik dengan produksi eco enzyme. Ini satu upaya nyata yang dilakukan untuk mengurangi timbulan sampah organik yang sejauh ini hanya terbuang ke TPA.

KLIK INI:  Perihal Suku Boti dan Cara Hidupnya yang Otentik di Tengah Kepungan Modernitas

Selama berproses, Komunitas MTS melibatkan warga khususnya ibu-ibu rumah tangga. Kolaborasi dengan Klikhijau dan Mitra Hijau Asia membuka jalan bagi pengolahan sampah organik ini agar bisa dimanfaatkan komunitas dan masyarakat yang bertanam alami.

Menariknya, Komunitas MTS juga sangat aktif melakukan edukasi ke masyarakat dan komunitas agar ikut serta mengelola limbah dapur menjadi cairan multiguna.

takalar
Suasana shering di Rumah Irmawati Daeng So’na di Takalar

“Kami produksi eco enzyme secara terus-menerus. Jadi kami sangat senang ketika ada pihak atau komunitas yang diberikan. Semua ini diolah dari alam, karenanya harus dikembalikan ke alam secepatnya,” kata Mashud Azikin, Ketua MTS.

Mashud menambahkan, ke depan pihaknya akan terus menjalin kolaborasi dengan komunitas dan petani untuk pengembangan pupuk cair organik.

KLIK INI:  KPA Mentari Sinjai: Konfigurasi Antara Alam, Seni dan Spiritualitas

“Kami akan terus membagikan pada masyarakat yang mau mencoba. Terutama cairan eco enzyme, dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Mulai dari cairan pembersih lantai, terapi rendam kali hingga sebagai bahan penyubur tanaman,” katanya.

Produk eco enzyme dan pupuk cair disambut baik Irmawati Daeng So’na bersama pegiat lainnya.

“Terima kasih banyak. Ini sangat bermanfaat. insyaAllah akan saya bagikan pada teman-teman petani alami di sini,” katanya.

Daeng So’na mengatakan sejauh ini pihaknya memang fokus menerapkan pertanian alami.

“Manfaatnya semakin terlihat di petani. Namun, kami terus berjuang agar semakin banyak petani yang tertarik dengan pertanian alami. Cairan eco enzyme dan pupuk cair ini akan sangat berguna untuk kami,” katanya.

Direktur Klikhijau, Anis Kurniawan mengatakan aksi kolaborasi hijau selama ini telah menjadi prioritasnya.

“Kami selalu membuka hati dengan peluang kolaborasi baik dengan komunitas, petani, dan organisasi manapun. Ke depan, kami bersama MTS akan terus memperluas jaringan ke daerah lain. Termasuk menfasilitasi pelatihan-pelatihan pembuatan eco enzyme bagi warga,” pungkasnya.

KLIK INI:  Peduli, Warga di Kelurahan Sudiang Raya Kota Makassar Bentuk Bank Sampah