Kisah Febri, Garuda Muda dari Timur

Klikhijau.com – Namanya Febri. Garuda muda yang lahir pada pertengahan Maret 2022 lalu. Tempat lahirnya tak biasa—di atas ketinggian. Di Taman Nasional Tambora. Kelahiran Febri menjadi salah satu p...

Kisah Febri, Garuda Muda dari Timur
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Namanya Febri. Garuda muda yang lahir pada pertengahan Maret 2022 lalu. Tempat lahirnya tak biasa—di atas ketinggian. Di Taman Nasional Tambora.

Kelahiran Febri menjadi salah satu pencapaian yang luar biasa dari usaha pelestarian. Karena ia merupakan salah satu satwa terancam punah ini.

Febri merupakan seekor elang flores yang berhasil “lahir” dengan selamat. Saat ini, keberadaan elang flores kian menyusut. Populasinya terancam.

Penyebab utamanya, tentu saja ulah manusia. Ia menjadi target buruan. Perburuan itulah yang meyebabkannya masuk dalam daftar langka.

[irp]

Saat ini, elang yang juga bisa disebut burung garuda itu, diperkirakan hanya tersisa antara 100 hingga 240 individu dewasa.

Elang flores, menurut data Badan Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) ditetapkan  sebagai jenis yang Kritis (Critically Endangered/CR).

Sementara itu, pada tahun 2019 lalu,  berdasarkan  data Pemerintah Kabupaten Ende yang disampaikan Bupati Marsel Petu, populasi elang flores di kawasan Taman Nasional Kelimutu, Flores, Nusa Tenggara Timur hanya hanya tinggal 10 ekor saja.

Oleh karena itu, kelahiran Febri, sang garuda dari timur merupakan kabar yang sangat menggembirakan bagi dunia konservasi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: