Ketika Hutan Digunduli, Inilah yang Terjadi pada Alam dan Manusia

Klikhijau.com – Hutan memiliki manfaat maha penting bagi planet ini dan kehidupan di dalamnya. Meski begitu, aktivitas menebangi menggunduli hutan terus pula terjadi. Padahal penggundulan hutan ber...

Ketika Hutan Digunduli, Inilah yang Terjadi pada Alam dan Manusia
Bacakan Artikel

Ketika hutan ditebang dan dibakar atau dibiarkan membusuk, karbon yang tersimpan ini dilepaskan kembali ke atmosfer, berkontribusi terhadap pemanasan global. Deforestasi diperkirakan bertanggung jawab atas sekitar 10-15% emisi gas rumah kaca dunia.



  • Berdampak pada masyarakat adat



Banyak masyarakat adat dan lokal bergantung pada hutan untuk mata pencaharian, makanan, air, dan praktik budaya mereka. Deforestasi dapat menyebabkan tergusurnya komunitas-komunitas ini dan hilangnya pengetahuan dan cara hidup tradisional mereka.



  • Mengakibatkan kekeringan



Kerusakan hutan akan menyebabkan kekeringan, sebab daya serap air pada tanah akan berkurang. Kita semua tahu jika pohon adalah penyerap air yang andal.

Jika kemarau datang melanda, maka kekeringan akan pula datang memukul yang menyebabkan berbagai masalah bagi keberlanjutan kehidupan kita.



  • Mengakibatkan abrasi di pesisir



Jangan mengira karena jarak hutan dan laut jauh, dampaknya tidak sampai ke sana. Kerusakan atau penggundulan hutan akan merusak ekosistem di lautan, yang akan berdampak pada area pesisir berupa abrasi atau pengikisan pasir pantai dan tanah.


  •  Perekonomian masyarakat terganggu



Banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hutan, yakni sekitar 350 juta penduduk dunia menggantungkan hidup mereka dari hasil hutan.

Bayangkan saja jika jika hutan gundul, maka maka sumber obat-obatan, penghasilan, pangan, akan ikut gundul pula.



  • Kualitas hidup masyarakat sekitar hutan terusik



Jika terjadinya erosi tanah karena hutan telah rusak alias gundul, maka  partikel-partikel tanah yang mengandung zat-zat berbahaya seperti pupuk organik memasuki danau, sungai, maupun sumber air lainnya.

Ini akan berakibat pada penurunan kualitas air, yang ujungnya akan berakibat buruk bagi kualitas hidup masyarakat yang mengonsumsinya.



  • Menurunkan kualitas oksigen



Harus kita akui jika hutan adalah produsen terbesar yang menghasilkan O2 atau Oksigen. Keberadaannya mampu menyerap gas kaca rumah (GRK) yang menjadi penyebab terjadinya pemanasan global.

Jadi, jangan heran jika hutan digelari paru-paru dunia, sebab perannya sangat urgent bagi kehidupan di planet ini.  Karena itu, jika hutan gundul maka, kehidupan bisa saja berhenti.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2