Kerusakan Hutan, Tumbuhan, dan Burung Langka di Sumba Barat Terancam Punah

Klikhijau.com - Kerusakan kawasan hutan yang terjadi di Wilayah Kabupaten Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengancam kelestarian dan mengarah pada kepunahan 70 jenis tumbuhan yang meru...

Kerusakan Hutan, Tumbuhan, dan  Burung Langka di Sumba Barat Terancam Punah
Bacakan Artikel

“Khusus di Pulau Sumba ini memang ada tujuh ratus (700) hectare untuk tahun ini (2022). Dan khusus untuk Sumba Barat ada 200 hektare untuk rehabilitasi hutan,” tambahnya.

Mitigasi peredaran ilegal satwa liar

Dikatakannya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, saat ini juga sedang gencar berupaya melakukan mitigasi peredaran ilegal satwa liar jenis burung di Pulau Sumba.

Murtiningsih mebeberkan, adapun beberapa upaya yang dilakukan,  seperti kajian habitat dan populasi, penguatan pengawasan di pintu masuk bersama TNI, Polri, dan Karantina Pertanian, penangkaran oleh masyarakat untuk tujuan restocking burung Branjangan Sumba, dan individu burung hasil penegakan hukum sebagai sumber indukan bagi penangkaran.

Dijelaskannya, bahwa hal lain yang akan diilakukan adalah pemasangan media informasi peredaran TSL di Pelabuhan. Ada koordinasi lintas sektor bersama Pos KP3 Laut, Karantina Pertanian, Moda Pengiriman barang/kargo di Sumba, dan Pelindo Waingapu.

Selain itu, lanjut Murtiningsih, ada sosialisasi ke masyarakat dan lintas sektor, yakni ke Pasar Inpres perihal larangan jual beli telur penyu, sosialisasi pemanfaatan sarang wallet di PT. Pelni, Karantina Pertanian, dan Moda Pengiriman barang/kargo di Sumba.

Berita ini telah di muat di rri.co.id dengan judul: 70 Jenis Tumbuhan dan Sembilan Jenis Burung Langka di Sumba Barat Terancam Punah

https://m.rri.co.id/kupang/budaya/sumba/1537067/70-jenis-tumbuhan-dan-sembilan-jenis-burung-langka-di-sumba-barat-terancam-punah

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2