Kenali 7 Hama Penyerang Tanaman Hias dan Cara Mengendalikannya

Klikhijau.com – Tanaman hias punya pantangan tersendiri yang dapat mematikannya yakni hama dan penyakit. Hama dapat menyerang tanaman setiap saat tanpa diduga bahkan kerap kali tidak terlihat. Seti...

Kenali 7 Hama Penyerang Tanaman Hias dan Cara Mengendalikannya
Bacakan Artikel

Klikhijau.com Tanaman hias punya pantangan tersendiri yang dapat mematikannya yakni hama dan penyakit. Hama dapat menyerang tanaman setiap saat tanpa diduga bahkan kerap kali tidak terlihat.

Setiap hama yang beraksi pada tanaman akan menimbulkan gejala berbeda-beda. Selain itu, setiap tanaman memiliki respons dan kekebalan berbeda.

Tingkat kerusakan atas serangan hama juga sangat tergantung pada posisi tanaman. Tanaman hias dalam ruangan sedikit lebih baik sebab letaknya yang terlindung dapat menyebabkan serangan hama tidak separah dengan tanaman yang tumbuh di luar ruangan.

Sahabat Hijau, sebagai pencinta tanaman hias, sangat perlu memahami jenis hama penyerang tanaman, gejalanya dan cara menanggulanginya. Dikutip dari buku “Menghijaukan Tanaman” karya Rony Palungkun dkk (1994), berikut ini ada 7 jenis hama penyerang tanaman, gejala dan cara mengendalikannya:

[irp]


  • Aphis gossypii


Bila hama jenis Aphis gossypii menyerang tanaman hias, tanaman akan tampak layu. Hal ini karena hama satu Aphis menyerang batang dan daun yang kemudian terkulai lemas. Serangan pada daun menunjukkan bekas berupa bintik-bintik.

Lebih populis dengan nama hama kutu hijau, Aphis gossypii sejatinya berwarna kuning kecoklatan. Aphis sangat suka  mengisap cairan pada batang dan daun.

Hama ini dapat diberantas dengan penyemprotan Sematron 75 SP atau insektisida lain yang mengandung bahan aktif Malathion pada seluruh bagian tanaman. Namun, perlu memerhatikan dosis penggunaannya yang tepat.


  • Planoccus


Hama jenis Planoccus yang menyerang tanaman hias akan membuat tanaman menjadi lemah. Pada batang terutama di sekitar pucuk tanaman akan tampak kutu-kutu berwarna putih.

Planoccus populis dinamai pula kutu putih meski sejatinya berwarna coklat kuning dan ada pula yang orange. Dinamai kutu putih karena tubuhnya tertutup oleh lapisan lilin seperti tepung berwarna putih. Selain mengganggu tanaman, keberadaan hama yang menempel pada batang akan merusak penampilan tanaman.

[irp]

Cara mengendalikannya adalah dengan melenyapkan kutu-kutu yang menempel dengan cara disikat pakai sikat gigi bekas. Lalu, untuk melenyapkan bekas-bekas kutu dapat menggunakan sepritus. Hama ini dapat pula diberantas dengan Azodrin 60 WSC atau Sevin 85 S sesuai dosis anjuran.


  • Ulat penggerak daun


Hama ulat penggerak daun yang menyerang tanaman hias akan menimbulkan gejala pada daun dengan ciri khusus timbulnya garis-garis berwarna putih. Jika dicermati detail, garis-garis putih tersebut akan terlihat lubang berupa terowongan di dalam daun.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2