Ke Depan Sampah Jangan Dilihat sebagai Hal Tidak Berguna

Klikhijau.com - Mengawali Tahun 2020, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, dan Tempat Pem...

Ke Depan Sampah Jangan Dilihat sebagai Hal Tidak Berguna
Bacakan Artikel

Kapasitas total timbulan sampahnya mencapai 7.708 ton/hari. Komposisi dan karakteristik sampahnya yaitu 43% sampah organik dan 35% plastik dan PET (PolyEthylene Terephthalate) atau plastik yang bisa didaur ulang.

TPST Bantar Gebang juga menjadi lokasi pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) yang merupakan proyek kerja sama antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Pemprov DKI Jakarta.

Sampah berguna secara ekonomi

Dengan kapasitas 100 ton/hari, PLTSa menghasilkan output listrik hingga 700 kW/jam yang digunakan untuk keperluan internal PLTSa. Tahun ini, PLTSa ditargetkan dapat beroperasi penuh.

"Bagi saya, pola pengelolaan sampah oleh Pemprov DKI Jakarta khususnya di TPST Bantar Gebang ini terlihat menjanjikan sekali. Di sini juga circular economy sudah mulai dijalankan," kata Wamen Alue Dohong.

Lebih lanjut, Wamen Alue Dohong mengungkapkan dulu sampah hanya menjadi sampah (waste to waste). Sekarang juga dapat menjadi energi (waste to energy).

"Ini suatu hal yang positif dan prospektif ke depan bahwa sampah jangan kita lihat sebagai hal yang tidak berguna, tetapi tentu berguna secara ekonomi apabila kita kelola dengan baik dan benar," ungkapnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: