Kapal Berkontribusi Besar Terhadap Penurunan Populasi Hiu Paus

Klikhijau.com – Kapal-kapal melaju di laut. Berbagai ukuran. Kecil, sedang hingga besar  —mereka membelah lautan dengan keperluan berbeda. Banyak di antaranya berlalu lintas sebagai pengangkut bara...

Kapal Berkontribusi Besar Terhadap Penurunan Populasi Hiu Paus
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Kapal-kapal melaju di laut. Berbagai ukuran. Kecil, sedang hingga besar  —mereka membelah lautan dengan keperluan berbeda.

Banyak di antaranya berlalu lintas sebagai pengangkut barang, banyak pula yang mengangkut penumpang. Kapal yang seperti ini umumnya berukuran besar.

Bagaimana pun keberadaan dan aktivitas kapal-kapal itu penting. Namun demikian, ada dampak negatif yang dibawanya, khususnya bagi dunia satwa laut yang bernama hiu paus.

Hiu paus adalah hewan laut terbesar di dunia. Ia bisa tumbuh hingga 20 meter. Ikan bernama ilmiah Rhincodon typus itu berhabitat  di perairan tropis hingga suptropis.

[irp]

Karenya, hiu paus mudah pula ditemukan di Indonesia, seperti di Perairan Teluk Cenderawasih Papua, Botubarani Gorontalo, Talisayan Kalimantan Timur, da Probolinggo Jawa Timur.

Di Indonesia ikan yang bisa mencapai bobot 34 ton itu dilindungi secara penuh. Perlindungan itu berdasar pada Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 18 Tahun 2013.

Meski berukuran besar dan terlihat sangat perkasa. Bukan berarti satwa dari ordo Orectolobiformes ini tidak lepas dari ancaman.

Ancamannya bisa datang dari berbagai arah, perburuan, sampah plastik hingga kapal atau pelayaran. Hal itu terungkap dari penelitian Freya Womersley daro University of Southampton seperti yang dilansir dari Ecowatch

Womersley adalah pemimpin Global Shark Movement Project. Meski berukuran besar, hiu paus tidak bisa melawan kapal besar, banyak yang mencederai bahkan membunuhnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2