Intip Metamorfosa Sempurna Kupu-Kupu

Klikhijau.com – Metamorfosa  sempurna pada Kupu-kupu, merupakan sisi lain dari keindahannya. Yuk, intip tahapan kehidupan serangga bersayap menarik ini. Siklus hidupnya lebih sering diistilahkan me...

Intip Metamorfosa Sempurna Kupu-Kupu
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Metamorfosa  sempurna pada Kupu-kupu, merupakan sisi lain dari keindahannya. Yuk, intip tahapan kehidupan serangga bersayap menarik ini.

Siklus hidupnya lebih sering diistilahkan metamorfosis. Metamorfosis kupu-kupu terbilang lengkap, mulai dari telur, ulat, kepompong hingga tahap kupu-kupu dewasa. Karenanya sering disebut metamorfosa sempurna.

Setiap spesies serangga ini membutuhkan waktu yang bervariasi menjalani tiap tahapan kehidupannya. Tak hanya itu, musim juga mempengaruhi siklus hidupnya.

Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa, seperti halnya negara kita, siklus hidupnya umumnya lebih singkat. Berbeda dengan kupu-kupu berada di negara yang memiliki empat musim, butuh waktu yang lebih lama. Mengapa? Karena kupu-kupu mengalami masa istirahat pada salah satu tahapan siklusnya. Masa istirahat ini diistilahkan diapause (Peggie, 2014).

[irp]

Umumnya kupu-kupu membutuhkan waktu satu hingga tiga bulan menjalani siklus hidupnya. Terbilang singkat kan! Makanya dalam setahun mahluk mungil ini bisa menghasilkan beberapa generasi.

Mari kita telisik satu per satu tahapan kehidupannya atau metamorfosa sempurna serangga satu ini!

Telur

Telur kupu-kupu memiliki beberapa bentuk. Mulai dari membulat hingga lonjong atau memanjang.

Kupu-kupu betina meletakkan telurnya di permukaan daun. Umumnya mereka meletakkan telur di bawah permukaan daun. Mengapa di bawah permukaan daun? Agar telur mereka terhindar dari pemangsa. Teknik ini juga menghindarkan paparan sinar matahari langsung sehingga tidak mudah kering.

[irp]

Kupu-kupu menghasilkan jumlah telur cukup bervariasi. Tergantung dari spesiesnya. Ada yang hanya menghasilkan beberapa butir telur. Namun ada juga yang bisa menghasilkan telur hingga ratusan. 100 hingga 200 butir telur.

Hanya saja ada predator telur seperti semut, sehingga hanya dalam jumlah kecil saja yang bisa mencapai tahapan selanjutnya.

Waktu yang dibutuhkan telur hingga menjadi ulat bervariasi. Berkisar tiga sampai sepuluh hari.

Uniknya kupu-kupu betina hanya meletakkan telurnya pada inang yang kelak akan menjadi santapan ulatnya. Betina memiliki kaki depan yang berfungsi mendeteksi pakan ulatnya kelak.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: