Hutan di Kepala

Hutan di Kepala
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Redaktur Klikhijau.com, aktif menulis buku, puisi dan menyukai kopi ditengah kesibukannya mengaktivasi taman baca masyarakat.

Hutan di Kepala

pada akhirnya, aku ciptakan hutan di kepalaku
dan aku berencana merahasiakannya dari siapa pun
bahkan dari rambutku sendiri

hutan di kepalau selalu riuh   
tak ingin jeda, meski sekejap saja
banyak penghuni di sana selalu terjaga
sepanjang waktu, serentang ingatan

aku menanaminya semua jenis pohon
lalu melepaskan burung-burung
kecuali kelelawar
aku bingung memasukkan makhluk hitam itu ke mana
burung atau bukan?

kau pernah bertanya, apa aku suka hutan atau alismu?
aku tak jawab, dan kau pergi dengan korek api di matamu

aku tahu, kelak, pada hari libur
kau akan kembali mencari hutan di ujung kampung
tapi hutan itu telah tiada
kata ayah, hutan dimakan orang kota

aku pernah berpikir membuat hutan di tanah warisan ayah 
tak aman, kata ayah
ia sarankan aku membuat hutan di kepalaku
lebih aman, tak ada api
tak ada mulut orang kota memakannya

tapi, aku harus merahasiakannya
pun darimu


Kindang, Agustus 2026

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2