Forester Goes to School Hadir di Darul Arqam, Kenalkan Hutan dan Profesi Kehutanan kepada Santri

Forester Goes to School Hadir di Darul Arqam, Kenalkan Hutan dan Profesi Kehutanan kepada Santri
Forester Goes to School Hadir di Darul Arqam, Kenalkan Hutan dan Profesi Kehutanan kepada Santri. - Foto: Andi Fitrah Maulana/Klikhijau
Bacakan Artikel

Belajar Hutan Lewat Dialog

Rangkaian kegiatan diawali dengan penayangan video profil SMK Kehutanan Negeri Makassar, menyanyikan Indonesia Raya, doa, sambutan, hingga penyerahan bibit secara simbolis kepada pihak pesantren.

Salah satu sesi yang mendapat perhatian peserta adalah talk show bertema โ€œPeran Generasi Muda dalam Pelestarian Hutanโ€.

Dipandu Drs. Ahmad Syihabi, Guru Madya SMK Kehutanan Makassar, sesi tersebut menghadirkan Dr. Indah Novita Dewi, S.Pi., M.Si., Penyuluh Kehutanan Ahli Madya Balai P2SDM Wilayah VI.

Hutan diperkenalkan sebagai bagian dari sistem kehidupan yang menyediakan sumber daya sekaligus menopang keseimbangan ekosistem. Penyampaian materi dibuat dalam bentuk dialog dan pertanyaan sehingga peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi ikut menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Santri juga diperkenalkan pada beragam jalur keterlibatan anak muda dalam dunia kehutanan. Ada pendidikan kehutanan melalui SMK Kehutanan Negeri Makassar, komunitas Forest Youth Verse, pengembangan wirausaha kreatif berbasis kehutanan, hingga kegiatan Saka Wana Bakti.

Dengan cara itu, kehutanan tidak digambarkan sebagai dunia yang hanya berisi aktivitas di kawasan hutan. Ada pendidikan, penyuluhan, perlindungan kawasan, pengendalian kebakaran, pengelolaan ekosistem, kewirausahaan hingga kerja-kerja sosial yang dapat menjadi ruang bagi generasi muda.

Lima Profesi, Lima Ruang Pengalaman

Bagian lain yang membuat kegiatan terasa lebih dekat adalah rotasi booth.

Para peserta dibagi menjadi lima kelompok dan bergantian mengunjungi lima booth yang memperkenalkan profesi serta aktivitas kehutanan.

Di booth Polisi Kehutanan (Polhut) yang dihadirkan Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, santri mengenal pekerjaan yang berkaitan dengan perlindungan kawasan hutan dan sumber daya alam.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: