El Nino, Sejarah dan Dampaknya terhadap Cuaca Global juga Lingkungan

Klikhijau.com – Apakah yang dimaksud dengan EL Nino (Selanjutnya disingkat EN)? Artikel ini akan memandu Anda memahami EN, sejarah, dampaknya pada cuaca global serta fakta lainnya. El Nino adalah f...

El Nino, Sejarah dan Dampaknya terhadap Cuaca Global juga Lingkungan
Bacakan Artikel

Dampak El Nino terhadap cuaca

Lalu bagaimana dampak EN terhadap kondisi cuaca di seluruh dunia? Berikut beberapa dampaknya:

  • Di Amerika Latin, terjadi kenaikan drastis risiko banjir di pantai barat, sebaliknya di pantai timur risiko terjadi kekeringan naik drastis.

  • Di negara-negara bagian timur Pasifik seperti di Utara Australia, India, Filipina dan Indonesia maupun Afrika, risiko terjadinya kekeringan yang berkepanjangan naik.

  • Dengan ekstra panas pada permukaan laut Samudra Pasifik, energi dilepas ke atmosfer, menyebabkan menghangatnya suhu global yang berlangsung sementara. Tahun-tahun saat EN terjadi, suhu global secara keseluruhan cenderung naik.

  • Pada umumnya, EN menyebabkan naiknya jumlah hujan di Pasifik bagian timur seperti di Peru dan Ekuador (pantai barat laut Amerika), sedangkan di India, Filipina, utara Australia, dan Indonesia terbentuk cuaca kering.

  • Dampak El Nino mencapai puncaknya di bulan Desember dan bisa berkakhir beberapa bulan setelahnya.

  • Dalam abad ke-20 dan ke-21 ini ada beberapa peristiwa EN yang tercatat khusus dalam sejarah cuaca dunia. Kejadian El Nino tahun 1982/1983 disebut peristiwa EL Nino ekstrem, fenomena El Nino tahun 1997/1998 disebut peristiwa cuaca penting abad ke-20 (the climate event of twentieth century), kejadian ini mirip dengan peristiwa EN tahun 2015/2016. Kejadian ekstrem disebut juga super El Nino.

  • Hal yang sama juga terjadi pada fenomena La Nina, hanya saja wilayah yang terkena dampak berbeda. Saat wilayah timur Pasifik hujan (pada saat El Nino) wilayah barat kering. Kebalikannya, saat wilayah barat Pasifik hujan (saat La Nina) wilayah timur Pasifik kering.

  • Setelah kejadian EN, angin pasat dan angin timur sering kembali ke siklus normalnya. Namun, dalam kasus yang sebaliknya yakni fenomena La Nina, angin pasang menguat dan menyebabkan siklus normal berubah drastis dan menghasilkan efek yang berlawanan dengan El Nino.


Dampak El Nino pada lingkungan

EN berpengaruh pada ekosistem, berdampak pada pertanian, timbulnya siklon tropis, kekeringan, kebakaran hutan, banjir dan bentuk cuaca ekstrem lainnya di seluruh dunia. Peristiwa kebakaran hutan yang berkepanjangan di Indonesia pada tahun 2015 diperkirakan salah satu penyebabnya adalah EL Nino.

Demikianlah penjelasan mengenai El Nino, sejarahnya dan fakta lainnya. Semoga bermanfaat!

*Rujukan: Ketut Praseyo dan Hariyanto. 2018. “Pendidikan Lingkungan Hidup”. Bandung. Remaja Rosdakarya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2