“Eksplorasi Flora” di DBG, Denassa Apresiasi Klikhijau yang Fokus Literasi Lingkungan

Klikhijau.com – Tim redaksi Klikhijau mengadakan Rapat Kerja (Raker) dan kegiatan bertajuk “Eksplorasi Flora” di Denassa Botanical Garden (DBG), Senin (24/1). Selain mengamati dan mengeksplorasi pe...

“Eksplorasi Flora” di DBG, Denassa Apresiasi Klikhijau yang Fokus Literasi Lingkungan
Bacakan Artikel

Denassa mengajak para penulis di Klikhijau untuk memulai membiasakan menanam tanaman-tanaman khas untuk kepentingan konservasi.

“Ayo kita sama-sama menanam dan menjaga keanekaragaman hayati kita yang istimewa ini,” tambahnya.

[caption id="attachment_23912" align="alignnone" width="640"]eksplorasi Tim Redaksi Klikhijau dan Darmawan Denassa di DBG usai diskusi mengenai "eksplorasi flora"[/caption]

Eksplorasi flora lintas disipliner

Direktur Klikhijau, Anis Kurniawan mengatakan, para penulis di Klikhijau sejauh ini memang dimotivasi untuk memulai gerakan penyadaran ekologis dari diri sendiri.

“Jadi, dalam proses menulis isu-isu konservasi misalnya, senantiasa menguatkan kesadaran ekologis kawan-kawan Klikhijau. Jadi, pengetahuan lingkungan rupanya penting dan itu efektif dibangkitkan lewat menulis. Keseringan menulis mengenai lingkungan membuat mereka perlahan peduli dan menjadi teladan di komunitasnya,” katanya.

Menurut Anis, para penulis Klikhijau mayoritas anak-anak muda yang secara otomatis juga bertindak sebagai influencer dalam gerakan penyadaran publik.

“Melalui program “EKsplorasi flora” ini, para penulis diharapkan dapat menulis isu-isu flora dari berbagai perspektif. Mulai dari menuliskan profil tanaman, manfaatnya, hingga fakta-fakta unik di balik tanaman,” tuturnya.

Selama seharian, para penulis Klikhijau mengamati tanaman dan mengumpulkan sejumlah fakta otentik di baliknya. Mereka sangat antusias dan menikmati proses eksplorasi, sebab setiap tanaman memiliki fakta-fakta menarik yang senantiasa menggairahkan ditulis. Ke depan, Anis berharap kegiatan “eksplorasi flora” akan melibatkan lintas disiplin keilmuan agar semakin luas sudut pandang setiap tanaman.

“Turun langsung, mengamati lalu berdiskusi dengan praktisi konservasi sekaliber Denassa adalah pengalaman istimewa. Ke depan program semacam ini akan dikembangkan lagi, mungkin dengan melibatkan pihak lain misal mahasiswa dari Biologi dan Kehutanan,” pungkas Anis Kurniawan

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2