Diskusi di Kebun Aren: Upaya DMT Mendorong Potensi Desa Berbasis Ecopreneur

Klikhijau.com - Dana Mitra Tani bersama para keluarga petani penghasil gula aren di Desa Bajiminasa, Kecamatan Rilau Ale, Sulawesi Selatan, mengadakan diskusi unik di tengah kebun aren, Dusun Batu Tom...

Diskusi di Kebun Aren: Upaya DMT Mendorong Potensi Desa Berbasis Ecopreneur
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Dana Mitra Tani bersama para keluarga petani penghasil gula aren di Desa Bajiminasa, Kecamatan Rilau Ale, Sulawesi Selatan, mengadakan diskusi unik di tengah kebun aren, Dusun Batu Tompo, pada Senin, 7 Oktober 2024. Diskusi ini berlangsung di bawah rindang pohon aren, menghadirkan suasana alami yang menenangkan.

Selain itu, acara makan bersama semakin mempererat keakraban antara petani dan keluarga mereka.

Sri Puswandi, Ketua Dana Mitra Tani, menjelaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar diskusi biasa.

Pada kesempatan ini, mereka juga melakukan pemasangan spanduk sebagai penanda pembentukan "Taman Aren Balangtieng," sebuah kawasan yang diharapkan menjadi simbol pelestarian pohon aren serta potensi ekonomi berbasis lingkungan (ecopreneur) di daerah tersebut.

“Di Desa Bajiminasa, banyak kebun aren yang dijaga dan dikelola oleh petani lokal. Ke depannya, kami mendorong pengembangan beberapa kawasan kebun aren di desa ini sebagai destinasi wisata lingkungan,” ujar Sri Puswandi.

Wandi juga menjelaskan bahwa Taman Aren Balangtieng diharapkan menjadi tempat belajar dan rekreasi. Pengunjung akan diajak memahami manfaat pohon aren, menyaksikan proses produksi gula aren secara tradisional, serta merasakan langsung manisnya air nira dan gula aren.

Rencana pengembangan kawasan ini bertujuan untuk mendukung ekonomi para petani gula aren, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian pohon aren bagi ekosistem.

Kebun aren milik petani akan dikembangkan menjadi wisata ramah lingkungan yang dapat memberikan ruang edukasi serta menjadi destinasi wisata berkelanjutan.

Dengan inisiatif ini, Desa Bajiminasa dan desa-desa di wilayah DAS Balangtieng diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan potensi lokal melalui kerjasama petani dan upaya menjaga kelestarian alam.

Dana Mitra Tani, didukung oleh Balang Institute, GEF SGP Indonesia, Yayasan Bina Usaha Lingkungan, dan UNDP, telah menjalankan program pendampingan bagi petani aren di daerah DAS Balangtieng. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pelatihan, sekaligus melestarikan lingkungan di sekitar mereka.