Dirgahayu ke-40 Tahun, Inilah 5 Taman Nasional Tertua di Indonesia

Klikhijau.com –Ada 5 taman nasional tertua di Indonesia yang tercatat dalam sejarah perkembangan awal taman nasional di Indonesia. Untuk diketahui, Indonesia memiliki taman nasional yang cukup banyak...

Dirgahayu ke-40 Tahun, Inilah 5 Taman Nasional Tertua di Indonesia
Bacakan Artikel

Berikut Profil singkat 5 taman Nasional tertua di Indonesia.



  1. Taman Nasional Gunung Leuser



Luas area Taman Nasional Gunung Lause sekitar 838.872 hektar. Kawasan ini masuk dalam wilayah propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Dikenal dengan kekhasannya yakni, satu-satunya kawasan konservasi yang memiliki 4 satwa kunci dan kharismatik dunia yang terancam punah dan dilindungi: Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus), Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), dan Harimau Sumatera (Panthera tirgris sumatrae).

Kawasan ini pula menjadi rumah bunga Raflesia atjehensis dan Raflesia lanwangensis serta flora khasnya seperti daun payun raksasa (Johannesteijsmannia altifrons).

Keindahan alamnya sangat memukau. Selain bentang alam serta panorama alam, hutan, sungai, kamu juga dapat mengamati kehidupan satwa liar yang sangat memikat. Dunia mengakui ekosistem leuser memiliki banyak kekayaan hayati yang sangat kaya. Karenanya, mereka menjulukinya suaka tropis terbesar dan terkaya di seantero bumi.

Atas keunikan dan keindahannya, Taman Nasional Gunung Leuser telah mendapat 3 penghargaan dunia yakni: Situs Warisan Dunia (World Heritage Site)–Tropical Rainforest Heritage of Sumatera, Asean Heritage Parks dan Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve).



  1. Taman Nasional Ujung Kulon



Sekelompok pengunjung sedang menikmati salah satu pantai di Taman Nasional Ujung Kulon. Foto: Kumparan

Kawasan ini seluas 107.489 hektar, dikenal sebagai rumah terakhir sang Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus). Untuk melihatnya memang sulit. Namun, bukan suatu yang mustahil. Situs Warisan Dunia (World Heritage Site) pun di sematkan dunia kepada kawasan ini.

Di kawasan ini pula terdapat pantai yang eksotik. Berpasir putih dan berair jernih. Pemandangan pulau-pulaunya juga tak kalah menawannya. Tempat ini sangat menarik untuk melakukan pengamatan satwa-satwa seperti: Merak, Banteng, Kera Ekor Panjang, Babi Hutan dan Ayam hutan. 



  1. Taman Gunung Gede Pangrango



Sekelompok pendaki sedang turun dari puncak Gunung Gede. Foto:Kumparan

Mungkin, ini salah satu taman nasional yang sangat terkenal di Indonesia. Khususnya di kalangan para penggiat alam terbuka yang mempunyai hobi mendaki gunung. Setiap hari libur dan akhir pekan tidak pernah sepi dari aktivitas pendakian dan aktivitas alam lainnya, seperti kemping dan tracking ke air terjun. Selain itu, kawasan ini dekat dengan ibukota, Jakarta.

Berbagai daya tarik obyek wisata alam tersebar di kawasan seluas 25.851 hektar ini. Gunung Gede (2.950 mdpl) dan Gunung Pangrango (3.019 mdpl) menjadi titik tertinggi yang menyajikan bentang alam Jawa bagian barat yang sempurna. Dunia pun mengakuinya dan menetapkannya sebaga Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve).

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) dan Owa Jawa (Hylobates moloch) menjadikan kawasan ini rumah mereka. Tidak ketinggalan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) pun masih hidup liar di sini.

Bagi para pendaki, hamparan Edelweis dan pucuk-pucuk Cantigi yang berselimut embun pagi dan sunrise di puncak gunung adalah salah satu kenangan yang membuat mereka untuk selalu kembali untuk mendaki.



  1. Taman Nasional Baluran



Berada paling timur ujung pulau Jawa, kawasan dengan luas 25.000 hektar ini mempunyai kekhasan padang savana-nya yang memesona. Afrika kecil di pulau Jawa. Demikian julukan kawasan konservasi yang mendapat pengakuan dunia sebagai Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve).

Tidak berlebihan memang. Bentangan savana-nya menyimpan kehidupan beragam satwa liar yang khas. Di antaranya: Kerbau liar (Bubalis bubalis), Banteng Jawa (Bos Javanicus), Rusa (Cervus timorensis). Kamu dapat melihat mereka pada kantong-kantong air yang menyebar di beberapa lokasi.

Sekitar savana Bekol salah satunya. Merak Hijau (Povo muticus), satwa lain yang dapat kamu jumpai. Tidak ketinggalan keriuhan monyet ekor panjang dan aneka jenis burung.

Menyusuri jalan membelah savana antara savana Bekol sampai pantai Bama, melihat kehidupan satwa liar tersebut, akan menjadi pengalaman yang tidak bisa kamu lupakan. Gunung Baluran yang berdiri gagah, sangat ikonik dan mempercantik pesona bentang alam kawasan ini. Naiklah menara pandang untuk melihat sekeliling pesona alamnya.



  1. Taman Nasional Komodo



Kawasan ini terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dengan area seluas 173.300 hektare ini merupakan rumah dari sang biawak raksasa yang sangat terkenal di dunia, Komodo (Varanus komodoensis). Setidaknya di pulau Komodo, Padar, Rinca, Gili Motang dan Nusa Kode mereka bermukim.

Satwa lain seperti Rusa timor (Cervus timorensis), Kuda liar (Equus cubalius), Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), dan Kerbau liar (Bubalis bubalis) dapat kamu jumpai di sini.

Pantai-pantai berpasir putih terbentang cantik. Ada juga pantai berpasir merah atau pink. Keindahan bawah lautnya, menjadi salah satu surganya para pecinta diving dan merupakan kelas dunia.

Melihat hal tersebut di atas, tidak berlebihan jika Taman Nasional Komodo, mendapatkan tiga pengakuan dunia: Situs Warisan Dunia (World Heritage Site), Cagar Biosfer (Man and Biosphere Reserve) dan pada 16 Mei 2012 masuk sebagai New Seven Wonder of Nature.

Itulah 5 taman nasional tertua di Indonesia. Satu diantaranya mungkin sudah pernah kamu kunjungi. Atau malah belum sama sekali? Ayo ke Taman Nasional!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2