Dengar Lagunya, Armonica Band Bertutur Jujur tentang Kerusakan Alam

Klikhijau.com - Armonica Band seakan jadi idola baru bagi pencinta lagu-lagu kritis bernuansa lingkungan di Indonesia. Lirik lagu grup band ini memang menyuarakan kritik keras terhadap degradasi lingk...

Dengar Lagunya, Armonica Band Bertutur Jujur tentang Kerusakan Alam
Bacakan Artikel

Sedangkan, lagu Reklamasi Benoa tercipta tahun 2014 saat menempuh studi S2 di Pascasarjana ISI Denpasar. Lagu itu terinspirasi dari gerakan rakyat atas upaya reklamasi Benoa. “Sudah berkali kali saya ikut aksi menolak Reklamasi Benoa bersama ratusan ribu masyarakat Bali,” cerita Yuspianal pendiri Armonica Band.

Tahun 2017 dan 2018 Armonica kembali menciptakan lagu berjudul “Selamat Pagi Bumi” dan “Kerajaan Malam”. Lagu-lagu ini tercipta dari perenungan yang mendalam (sufistik) tentang kesatuan insan dengan alam semesta dan sang pencipta,” katanya.

Terbaru, ada “Lagu Renik”, “Tanya Hatimu” dan “Zero Waste” yang tercipta tahun 2019

Lagu renik menceritakan kebersamaan, solidaritas antar sesama, harapan, cita-cita mulia, tapi tak lupa memikirkan bahwa kita hadir membumi harus siap menerima kematian.

Lagu Zero Waste adalah salah satu upaya band kami mendukung program pemerintah Provinsi NTB dengan salah satu Program Unggulannya Zero Waste. Dimana wakil Gubenur NTB yang juga seorang aktivis lingkungan harus kami dukung hajatan dan cita citanya.

Sedangkan, lagu “Tanya Hatimu” merepresentasikan ekosistem, tanah tempat manusia berpijak. Air dan udara sebagai kebutuhan pokok yang harus tetap terjaga sebagai daya dukung utama kehidupan manusia.

“Karena ketiga unsur ini sangat penting bagi kita (Manusia). Lebih lebih di sekeliling saya di Lombok Timur ada satu wilayah kami yang setiap tahun harus antri untuk mendapatkan bantuan air bersih,” ujar Yuspianal.

Penasaran dengan lagu-lagu syahdu Armonica, sila dikunjungi di channel Youtube mereka. Nikmati kritik pedasnya yang terdengar begitu romantik.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2