Dengar Lagunya, Armonica Band Bertutur Jujur tentang Kerusakan Alam

Klikhijau.com - Armonica Band seakan jadi idola baru bagi pencinta lagu-lagu kritis bernuansa lingkungan di Indonesia. Lirik lagu grup band ini memang menyuarakan kritik keras terhadap degradasi lingk...

Dengar Lagunya, Armonica Band Bertutur Jujur tentang Kerusakan Alam
Bacakan Artikel

[irp]

Liriknya berangkat dari pengalaman

Lagu-lagu kritis Armonica Band ini terdengar menukik karena dirajut dari pengalamannya sebagai pencinta alam.

โ€œSemua lagu ini tercipta berdasarkan pengalaman dan kegiatan sehari hari saya sebagai pecinta alam, dan saat ini sebagai relawan di LSM pemerhati lingkungan di NTB (Gema Alam NTB),โ€ kata Yuspianal pada Klikhijau, Senin 17 Februari 2020.

Lagu-lagu grup band asal NTB ini dicipta antara tahun 2004-2019. Sementara Album bertajuk โ€œTanah Air Udaraโ€ dipilih dari setidaknya 80-an lagu.

Sepanjang tahun 2004-2007 misalnya, mereka menulis lagu antara lain: Cendrawasih, Jagalah Bumi, Rinjani. โ€œLagu-lagu itu mewakili kegelisahan saya, mengenai bencana Tsunami Aceh, gempa Bantul Yogja ditambah dengan Banjir Bandang di daerah kami di Lombok Timur pada tahun 2007,โ€ tutur Yuspianal.

[irp]

Sedangkan, lagu Reklamasi Benoa tercipta tahun 2014 saat menempuh studi S2 di Pascasarjana ISI Denpasar. Lagu itu terinspirasi dari gerakan rakyat atas upaya reklamasi Benoa. โ€œSudah berkali kali saya ikut aksi menolak Reklamasi Benoa bersama ratusan ribu masyarakat Bali,โ€ cerita Yuspianal pendiri Armonica Band.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: