Daur Ulang Sampah Plastik Global Stagnan?

Klikhijau.com –  Daur ulang dianggap solusi paling jitu mengurangi sampah plastik. Jadinya, lingkungan akan lebih steril dari sampah bebal itu. Pun, produksi plastik yang baru dapat dikurangi. Seru...

Daur Ulang Sampah Plastik Global Stagnan?
Bacakan Artikel

AFP melaporkan bahwa untuk penelitian tersebut, tim peneliti memeriksa basis data internasional, statistik nasional, dan laporan industri untuk menyusun analisis terperinci pertama tentang sektor plastik dunia mulai dari pembuatan hingga pembuangan.

Tim menyediakan analisis aliran material untuk plastik yang terkait dengan perdagangan global pada tahun 2022. Tahun itu, perdagangan plastik di seluruh dunia mencapai 426,7 juta ton, dengan produk akhir mencapai 111 juta ton.

Para peneliti menemukan telah terjadi perubahan besar dalam pembuangan limbah, dengan penggunaan tempat pembuangan akhir menurun hingga 40 persen, insinerasi digunakan 34 persen dari waktu dan daur ulang global tetap stabil pada sembilan persen.

Penelitian tersebut juga menemukan, pembakaran plastik muncul sebagai metode yang paling banyak dilakukan untuk mengelola sampah plastik dengan tingkat pembakaran tertinggi di dunia ditemukan di Jepang, Uni Eropa, dan Cina.

[irp]

“Ketergantungan tinggi pada bahan baku bahan bakar fosil untuk produksi plastik akan semakin membahayakan upaya global untuk mengurangi perubahan iklim ,” imbuh peneliti.

“Kendala ekonomi ini menghambat investasi dalam infrastruktur dan teknologi daur ulang, sehingga memperparah siklus rendahnya tingkat daur ulang,” lanjutnya.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan, daur ulang plastik informal di benua Afrika dan di negara-negara berkembang lainnya memainkan peran penting dalam pengelolaan limbah, menawarkan manfaat sekaligus menimbulkan tantangan yang signifikan.

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: