Cerita Pedagang Tanaman Hias di Makassar Berjualan Selama Pandemi

Klikhijau.com – Dunia usaha mengalami pelemahan selama pandemi, apakah juga berdampak pada penjualan tanaman hias? Seperti diketahui, selera menanam sedang membaik selama pandemi. Saat lebih banyak...

Cerita Pedagang Tanaman Hias di Makassar Berjualan Selama Pandemi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Dunia usaha mengalami pelemahan selama pandemi, apakah juga berdampak pada penjualan tanaman hias?

Seperti diketahui, selera menanam sedang membaik selama pandemi. Saat lebih banyak di rumah, kebanyakan orang menghabiskan waktunya merapikan tanamannya, khususnya sayuran dan bunga-bunga.

Klik Hijau mencoba mendatangi sejumlah pedagang tanaman hias yang terletak di Jalan Panaikang. Lokasi ini sudah sangat familiar sebagai tempat koleksi beragam tanaman, terutama tanaman hias.

Kisah pertama dari seorang pedagang bernama Jalil (30). Menurut Jalil, di awal masa pandemi memang ada penurunan omset penjualan secara drastis.

Ia mengaku di awal pandemi ekonomi memang melemah dan terasa sangat lambat. Pembeli yang datang berbelanja menurun. Kalau biasanya omset penjualan rata-rata Rp 1 Juta perhari, selama pandemi hanya di kisaran Rp 500 ribu perbulan.

"Banyak sekali suka duka selama pandemi susah diutarakan dengan kata-kata, berat. Tapi semenjak 2 bulan terakhir ini sudah mulai membaik dan normal kembali," ujar pria yang telah belasan tahun mengelola usaha tanaman ini.

Jalil bercerita bagaimana dari kecintaanya dengan bunga dapat membantunya melewati masa-masa sulit. Walau sedang sulit, Jalil tetap optimis ke depannya.

"Saya tidak ingin ambil pusing, saya tetap berkreasi dengan tanaman. Perbanyak koleksi. Bagi saya, diantara semua pekerjaan yang saya lakoni, bisnis tanaman paling enak, tidak ada pusing, tidak ada stress,” terang Jalil.

Jalil mengisahkan bagaimana seorang rekannya sesama pedagang ada yang seorang PNS yang berhenti berdinas dan menggeluti usaha tanaman. Hal itu, karena bisnis tanaman hias memang menyenangkan dan menjanjikan.

“Apalagi kalau kita sudah kuasai pasar, sudah sangat mudah untuk penjualan, perbanyak teman dan relasi saja," tuturnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2