Catat! Ini 18 Tanaman Pangan yang Cocok untuk Sistem Akuaponik

Klikhijau.com -  Akuaponik  merupakan sistem saling menguntungkan. Sistem ini memadukan antara tanaman dan ikan. Keduanya terintegrasi sederhana antara akuakultur dengan hidroponik. Limbah budidaya...

Catat! Ini 18 Tanaman Pangan yang Cocok untuk Sistem Akuaponik
Bacakan Artikel

Klikhijau.com -  Akuaponik  merupakan sistem saling menguntungkan. Sistem ini memadukan antara tanaman dan ikan.

Keduanya terintegrasi sederhana antara akuakultur dengan hidroponik. Limbah budidaya ikan berupa sisa metabolisme dan sisa pakan akan jadi pupuk bagi tanaman.

Prinsipnya, akuaponik menggunakan sistem resirkulasi di mana air yang berasal dari wadah pemeliharaan ikan akan dialirkan kembali ke dalam wadah tersebut melalui proses filtrasi (Shobihah, 2022).

Akuaponik dapat jadi solusi produksi pangan yang paling berkelanjutan. Sistem ini  merupakan gabungan dari akuakultur (memelihara hewan air) dan hidroponik (menggunakan nutrisi dan air, bukan tanah, untuk membudidayakan tanaman).

Sistem akuaponik menggunakan air yang kaya nutrisi dari akuarium ikan sebagai pupuk alami bagi tanaman. Tanaman, pada gilirannya, membantu memurnikan air bagi habitat ikan, meniru proses ekologi alam yang ditemukan di danau, sungai, dan perairan lainnya.

Ikan yang digunakan adalah ikan air tawar. Ikan jenis ini paling bermanfaat bagi tanaman berdaun. Dilansir dari Treehugger, berikut 18 tanaman yang cocok digunakan untuk tanaman akuaponik:



  • Kangkung



Tanaman kangkung tumbuh dengan baik dalam sistem akuaponik sehingga mudah menjadi tidak terkendali jika tidak dipanen secara teratur. Selain itu, kangkung dapat tumbuh pada pH yang sedikit lebih tinggi dengan kebutuhan nutrisi yang lebih rendah daripada selada, dan dapat ditanam langsung di bawah sinar matahari di luar ruangan selama suhunya tetap dalam kisaran 55 F hingga 70 F. Tanaman ini tumbuh dengan baik di sebagian besar sistem akuaponik.



  • Selada



Kebutuhan nutrisi tanaman selada rendah, sedangkan kebutuhan pH-nya antara 6,0 dan 6,2, dan suhunya harus antara 60 F dan 70 F.

Selada juga memiliki siklus tumbuh yang lebih pendek dan menyukai sinar matahari, sehingga sangat ideal untuk sistem penanaman akuaponik di luar ruangan. Perawatannya biasanya terbatas pada pemeriksaan tingkat pH seminggu sekali.



  • Bayam



Kebutuhan nutrisi yang rendah dan margin kesalahan yang lebih luas dalam hal pH menjadikan bayam sebagai sayuran hijau yang menakjubkan untuk ditanam di kebun akuaponik.

Tanaman ini menyukai suhu antara 45 F hingga 75 F, tetapi terlalu banyak sinar matahari di luar ruangan dapat menyebabkan tanaman melesat dan rasa pahit berikutnya pada tanaman.



  • Lobak



Lobak merupakan salah satu sayuran yang paling mudah ditanam melalui akuaponik. Mereka yang menanamnya secara teratur bersumpah untuk menggunakan serat kayu untuk membantu menumbuhkan benih, tetapi tanah liat dan batu apung juga merupakan media tanam yang baik untuk lobak. Lobak lebih menyukai suhu yang lebih dingin, mulai dari 60 F hingga 80 F, dan kadar pH antara 6,0 hingga 7,0, sehingga ikan nila dan koi biasa sering digunakan.


  •  Wortel



Wortel dianggap sulit tumbuh, tetapi yang dibutuhkan hanyalah sistem akuaponik yang diatur dengan benar dengan media tanam yang halus dan pH netral serta setidaknya 6-8 jam sinar matahari langsung setiap hari.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2