Benarkah Internet Menyumbang Emisi Gas Rumah Kaca?

Klikhijau.com โ€“ Berselancar di internet dengan ragam platform digital sudah jadi makanan wajib manusia modern. Rasa-rasanya sudah semakin sedikit orang yang tidak bersentuhan dengan internet sejak aks...

Benarkah Internet Menyumbang Emisi Gas Rumah Kaca?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Berselancar di internet dengan ragam platform digital sudah jadi makanan wajib manusia modern. Rasa-rasanya sudah semakin sedikit orang yang tidak bersentuhan dengan internet sejak akses jaringan terbuka luas.

Pengguna internet saat ini semakin meningkat bahkan menyasar anak-anak usia dini. Setiap orang bahkan menghabiskan lebih separuh dari waktunya dalam sehari untuk internet. Mulai dari bekerja, mencari informasi, game, bersosial media, berdagang, judi dan lainnya.

Angka penggunaan internet diprediksi bakal meningkat dua kali lipat di tahun 2025. Bayangkan saja, pengguna internet menyasar hingga anak usia paling dini. Kita sedang berada pada fase dimana internet mungkin sudah lebih penting dari sekadar makan malam.

Kebutuhan akan kuota internet mengalami peningkatan dan orang-orang yang melek internet juga semakin gila. Apakah ini baik bagi lingkungan? Faktanya, internet menyumbang 3,7 persen emisi gas rumah kaca penyebab pemanasan global.

Bagaimana bisa? Sahabat hijau tentu penasaran mengapa hal ini bisa terjadi. Jawabannya adalah jejak karbon penggunaan internet berasal dari proses manufaktur dan pengiriman perangkat yang kita pakai mengoperasikan internet.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: