Bayam Duri, Gulma yang Tumbuh Liar Namun Kaya Manfaat

Klikhijau.com โ€“ Bayam duri (Amaranthus spinousus), merupakan jenis bayam yang kadang tumbuh liar di pematang sawah, ladang atau di jalanan. Itulah yang membedakannya dengan bayam tanam yang banyak dib...

Bayam Duri, Gulma yang Tumbuh Liar Namun Kaya Manfaat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Bayam duri (Amaranthus spinousus), merupakan jenis bayam yang kadang tumbuh liar di pematang sawah, ladang atau di jalanan. Itulah yang membedakannya dengan bayam tanam yang banyak dibudidaya sebagai sayuran.

Ciri paling menonjol lainnya tentu adalah durinya yang tajam. Bila tertusuk durinya, akan sangat menyakitkan bahkan menimbulkan pembengkakan. Hal itu karena durinya yang tajam sangat lembut sehingga mudah patah saat menancap di tubuh.

Tumbuhan dari famili Amaranthaceae ini memiliki ragam nama khas di mana-mana. Di Jawa, tanaman ini lebih familiar dengan nama bayem cikron, bayem roda, bayem eri dan bayem raja.

Sedangkan di Lampung dinamai Sinai katinting. Di Madura dinamai ternyak duri serta sinau katinting adalah nama khasnya di Makassar. Namun, ada pula yang menamainya peraโ€™ atau podo maduri di Bugis. Di Maluku dinamai bayam baiduri.

Amaranthus memiliki ciri lain yakni batangnya lunak dan dapat tumbuh tinggi hingga 1 meter. Duri-durinya terdapat pada batangnya, tepatnya di pangkal tangkai daun. Barangkali inilah alasan mengapa dinamai bayam duri, sekaligus sebagai pembeda dengan bayam tanam yang tanpa duri-duri.

[irp]

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: