Banyak Limbah SBE Dibuang Ilegal, Padahal Bisa Bernilai Ekonomi

Klikhijau.com –  Pengetahuan sebagian masyarakat tentang Limbah berbahaya dan beracun (B3)  masih minim, baik dampak dan juga jenisnya. Karenanya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) m...

Banyak Limbah SBE Dibuang Ilegal, Padahal Bisa Bernilai Ekonomi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com –  Pengetahuan sebagian masyarakat tentang Limbah berbahaya dan beracun (B3)  masih minim, baik dampak dan juga jenisnya.

Karenanya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan Webinar “Best Practise Pengelolaan Limbah B3 Spent Bleaching Earth (SBE)” belum lama ini.

Webinar ini diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat. Khususnya dalam  pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun tersebut.

Limbah B3 adalah ancaman yang sangat nyata bagi lingkungan dan juga kesehatan manusia. Dari hasil penelitian, produksi minyak kelapa sawit , setiap 60 juta ton produksi minyak sawit menghasilkan 600 ribu ton limbah SBE.

[irp]

Artinya semakin meningkat jumlah industri minyak nabati maka akan berdampak pula pada peningkatan jumlah limbah SBE. Bisa dibayangkan bahaya yang akan dibawa oleh B3 jika tidak diimbangi dengan  pengelolaan yang baik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya Beracun (PSLB3), KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menyatakan, Spent Bleaching Earth (SBE) merupakan limbah padat B3. Limbah jenis ini adalah hasil proses penyulingan minyak sawit pada industri minyak goreng atau oleochemical.

Data Aplikasi Pelaporan Kinerja Pengelolaan Limbah B3 KLHK (SIRAJA) mencatat timbulan limbah SBE yang dihasilkan selama  tahun terakhir terus meningkat.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: