Bantuan Perawatan Satwa Mengalir ke Lembaga Konservasi

 Klikhijau.com – Bantuan perawatan satwa di masa pandemik Covid-19 perlu ditingkatkan. Serangan Covid-19  menyebabkan lembaga konservasi terpaksa tutup. Penutupan itu berdampak pada menurunnya pend...

Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

“Bantuan ini juga diharapkan dapat membangkitkan semangat pengelola untuk memperhatikan kesejahteraan satwa,” ujar Hotmauli.

Jadi warning dan motivasi

Direktur PD. Pembangunan Kota Medan Putrama Alkhairi menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diserahkan Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Ia mengatakan jika bantuan itu akan jadikan  sebagai warning sekaligus motivasi untuk bekerja lebih baik lagi dalam meningkatkan kesejahteraan satwa.

Sementara itu, Manajer Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan, Jondi  juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Ia berjanji akan menggunakan serta mengelola bantuan ini seefektif serta seefisien mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan satwa di Sanctuary Harimau Barumun.

Lembaga Konservasi merupakan lembaga yang bergerak di bidang konservasi tumbuhan dan/atau satwa liar di luar habitatnya (ex-situ). Baik berupa lembaga pemerintah maupun lembaga non pemerintah, yang pembinaannya berada di bawah Ditjen KSDAE Kementerian LHK.

Pemberian bantuan tersebut mengacu kepada Peraturan Direktur Jenderal KSDAE Nomor : P.1/KSDAE/KKH/KSA.2/4/2020 tanggal 30 April 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pakan dan Obat-obatan Untuk Satwa di Lembaga Konservasi Terdampak Covid-19.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2