Bagaimana Mengakali Limbah Fast Fashion?

Klikhijau.com - Fast Fashion tengah menjadi kebiasaan baru di masyarakat pasca industri. Tren berpakaian yang semarak dan cepat berubah menjadi salah satu faktor kunci berkembangnya fast fashion. S...

Bagaimana Mengakali Limbah Fast Fashion?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Fast Fashion tengah menjadi kebiasaan baru di masyarakat pasca industri. Tren berpakaian yang semarak dan cepat berubah menjadi salah satu faktor kunci berkembangnya fast fashion.

Selain itu, perkembangan teknologi yang memudahkan produksi pakaian massal membuat banyaknya brand fashion bertebaran di pasar-pasar fashion dengan masing-masing produknya.

Fast Fashion dapat dimaknai sebagai kebiasaan berbelanja produk pakaian secara massif mengikuti tren fashion di masyarakat. Tren Fast Fashion merupakan produk dari praktik konsumerisme yang dibangun oleh perusahaan fashion selama beberapa tahun terakhir.

Umumnya, perkembangan fashion dapat dilacak sejak memasuki medio tahun 2000. World Bank mencatat setidaknya pada tahun 2000 ada 50 miliar pakaian baru diproduksi dan terus mengalami peningkatan konsumsi sebanyak 60% hingga hari ini.

Sebagian besar dari pakaian-pakaian ini kemudian berakhir dengan terbuang di pembuangan akhir dan menjadi limbah sampah.

Industri Fast Fashion berkembang pesat seiring maraknya aktivitas online shopping di situs jual beli daring. Selain tren fashion yang begitu update di toko daring, harga yang terjangkau dan pelayanan yang cepat (fast serve) menjadi daya tarik tersendiri bagi pembeli.

[irp]

Industri fast fashion berjalan beriringan dengan permintaan yang pesat dari konsumen. Setiap orang bisa saja memiliki lebih banyak pakaian yang tersimpan di dalam kamarnya lebih dari kebutuhan pakaian yang digunakannya sehari-hari.

Meski begitu, selalu ada konsekuensi dari banyaknya eksploitasi untuk memenuhi tingginya permintaan suatu produk.

Dampak terhadap lingkungan

Celakanya, tingginya konsumsi fast fashion berbanding lurus dengan produksi tekstil besar-besaran yang tak jarang berdampak buruk bagi kelestarian lingkungan. HMHI UI dalam tulisannya di Circle edisi kedua menganalisis beberapa dampak ekologis dari budaya fast fashion yang marak belakangan ini.

Dalam artikelnya di medium.com, HMHI UI melihat ada beberapa permasalahan yang ditimbulkan dari budaya fast fashion. Jika dibiarkan tanpa strategi penanganan, pencemaran limbah-limbah fashion mengancam kehidupan mahluk bumi beberapa waktu kedepan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2