Bagaimana Interaksi Manusia dengan Lingkungan?

Klikhijau.com โ€“ Secara alamiah, manusia memang membangun interaksi dengan erat dengan lingkungan. Manusia dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Manusia membutuhkan alam dan lingkun...

Bagaimana Interaksi Manusia dengan Lingkungan?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com โ€“ Secara alamiah, manusia memang membangun interaksi dengan erat dengan lingkungan. Manusia dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Manusia membutuhkan alam dan lingkungan.

Contoh paling sederhana adalah manusia bernafas dengan udara setiap detiknya. Begitu pula dengan makanan dan minuman yang juga diperoleh dari lingkungan sekitar.

Walau begitu, manusia dapat semakin erat atau kurang erat hubungannya dengan lingkungan, selalu tergantung pada taraf budaya dan pengetahuannya. Di sinilah pentingnya, literasi mengenai lingkungan.

Bagi manusia, lingkungan adalah sesuatu yang ada di sekitarnya, baik berupa benda hidup, benda mati, benda nyata ataupun abstrak, juga manusia. Termasuk suasana yang terbentuk karena terjadinya interaksi di antara elemen-elemen alam tersebut.

Lingkungan itu sangat luas, oleh karenanya seringkali dikelompokkan untuk mempermudah pemahaman tentangnya. Berikut klasifikasi lingkungan yang menarik diketahui:

[irp]

Klasifikasi lingkungan

Lingkungan dapat diklasifikasikan dengan berbagai cara sebagai berikut:

  1. Lingkungan yang hidup (biotis) dan lingkungan tidak hidup (abiotis).

  2. Lingkungan alamiah, dan lingkungan buatan (manusia).

  3. Lingkungan prenatal dan lingkungan postnatal.

  4. Lingkungan biofisis dan lingkungan psikososial.

  5. Lingkungan air (hydrosfir), lingkungan udara (atmosfir), lingkungan tanah (litosfir), lingkungan biologis (biosfir) dan lingkungan sosial (sosiosfir).

  6. Kombinasi dari klasifikasi-klasifikasi tersebut.


Pada prinsipnya lingkungan tidaklah mengenal batas. Air, tanah, udara, sosial dan lainnya tidak dapat dipisah-pisahkan, karena tidak mempunyai batas yang nyata dan merupakan suatu kesatuan ekosistem.

Sebagai contoh, air tidak dapat dipisahkan dengan nyata dari udara, karena di dalam udara terdapat uap-uap ataupun bintik-bintik air. Begitu juga sebaliknya, terdapat gas-gas yang terlarut dalam air.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: