Apa Itu Pirolisis? Apa Plus Minusnya dalam Pengolahan Sampah Plastik?

oleh -39 kali dilihat
Apa Itu Pirolisis? Apa Plus Minusnya dalam Pengolahan Sampah Plastik?
Dosen Universitas Pertamina menjelaskan mengenai Pirolisis di Makassar - foto: Ist

Klikhijau.com – Apa itu pirolisis? Pirolisis berasal dari Bahasa Yunani, kata “Piro” artinya api dan “lisis” berarti peruraian.

Jadi, pirolisis bisa disimpulkan sebagai peruraian plastik secara termal tanpa oksigen. Dari proses ini kemudian menghasilkan produk antara lain gas, cairan hingga residu berupa karbon atau tar (aspal).

Demikian dikatakan Nona Merry M. Mitan, seorang Dosen dan peneliti dari Program Studi Ilmu Kimia Universitas Pertamina saat sesi perkenalan mengenai pirolisis di Makassar (06/01/2023).

Dengan kata lain, pirolisis adalah suatu proses dekomposisi suatu bahan pada suhu tinggi yang prosesnya tanpa oksigen atau dengan udara sangat terbatas. Proses ini kerap pula dinamai devolatilisasi.

KLIK INI:  Ngeri, Pencemaran Plastik di Laut Ancam Oksigen yang Kita Hirup

Manfaat pirolisis

Pirolisis bisa dikatakan sebagai satu pendekatan untuk menangani sampah plastik. Seperti diketahui, Indonesia saat ini masih dihantui ancaman sampah plastik yang sebagian besar belum terkelola bahkan berkubang di lautan.

Pirolisis menjadi alternatif pengelolaan sampah plastik dengan sistem pembakaran suhu tinggi. Skema ini akan menghasilkan cairan, gas dan karbon yang bisa digunakan kembali.

Cairan yang dihasilkan misalnya memiliki kandungan yang mirip dengan bahan bakar minyak. Meski masih membutuhkan penelitian lanjutan, cairan ini diperkirakan dapat  menjadi bahan bakar alternatif.

Bila teknologi sederhana ini dapat dikembangkan, pirolisis dapat dijadikan alternatif penanganan sampah dengan pendekatan sirkular ekonomi.

pirolisis
Gambar – Foto: www.pertamina.com
KLIK INI:  Ngeri, Sampah Plastik Mengancam Burung Migran di Danau Limboto

Plus minus pirolisis

Oleh karena itu, penelitian lanjutan mengenai aplikasi cairan produk pirolisis perlu dikembangkan. Bila ini bernilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan, maka pirolisis dapat disebut sebagai satu osi penanganan sampah plastik.

Meski telah dikembangkan dan diteliti, pirolisis belum sepenuhnya diyakini seratus persen efektif dalam menangani sampah plastik.

Berikut  beberapa kelebihan dan kekurangan pirolisis yang menarik diketahui:

Kelebihan:

  • Menggunakan teknologi sederhana dan bisa dikembangkan berbasis rumahan.
  • Bahan baku plastik yang melimpah.
  • Menghasilkan bahan bakar minyak alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Kekurangan:

  • Tidak semua jenis plastik bisa digunakan sebagai bahan bakunya.
  • Perlu edukasi cukup intens dan Panjang dalam implementasinya.
  • Peralatannya masih standar dengan harga yang masih terbilang mahal.
  • Belum ada hitungan ekonominya secara detail.
  • Cairan yang dihasilkan belum sepenuhnya murni dan cocok dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan.
KLIK INI:  Mencegah Sampah Plastik ke Laut, Realistis atau Utopis?