Akibat Kebakaran Hutan, Ancaman Iritasi Hingga Kanker Meningkat

Klikhijau.com – Beberapa pekan terakhir, kesehatan penduduk di Pulau Kalimantan dan Sumatera kian meningkat risikonya. “Kepungan” asap dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sebagian dua pulau...

Akibat Kebakaran Hutan, Ancaman Iritasi Hingga Kanker Meningkat
Bacakan Artikel

Komponen tersebut dapat menimbulan dampak yang bersifat langsung (akut) dan yang berlangsung lama (kronis).

Pada kondisi akut, partikel padat dan zat-zat kimia yang terkandung dalam asap menyebabkan iritasi langsung pada mata dan saluran pernafasan. Paparan pada mata dapat menyebabkan mata perih dan berair.

[irp]

Begitu juga, udara yang dihirup dalam proses pernafasan yang mengandung asap kebakaran hutan, akan menyebabkan iritasi langsung pada tenggorokan dan seluruh saluran pernafasan.

Hal ini memudahkan terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dengan gejala batuk dan sesak nafas.

Penelitian membuktikan, ISPA merupakan gangguan kesehatan utama yang dialami masyarakat secara langsung akibat paparan asap kebakaran hutan.

Gejala sesak nafas tentu diperberat tidak hanya karena iritasi akibat partikel padat yang terdapat pada asap. Tetapi juga akibat tingginya gas CO2 dan CO.

Dampak langsung terhadap saluran pernafasan telah terlihat nyata dialami oleh masyarakat pada kebakaran hutan saat ini.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: