Akhir Cerita Polemik Perambahan Kawasan TNBT oleh Kelompok SAD

Klikhijau.com - Mei 2024, saat itu tim patroli menemukan bukaan kawasan di jalur 6. Tepatnya  di Jalan koridor Desa Semambu yang terdapat  dalam Kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) pada zon...

Akhir Cerita Polemik Perambahan Kawasan TNBT oleh Kelompok SAD
Bacakan Artikel

Apabila kelompok SAD tidak bersedia meninggalkan lokasi, maka Balai TNBT akan melakukan tindakan represif sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku.

Poin kesepakatan ini senada dengan rekomendasi yang ditawarkan oleh Balai TNBT dalam paparan Hendra Koswandi selaku Kepala SPTN Wilayah I Tebo Tengah.

“Balai TNBT bersama mitra PT. LAJ berkomitmen akan melakukan pendampingan dan pelatihan dalam mengelola areal penghidupan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan SAD” ujarnya. Komitmen ini mendapatkan dukungan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tebo.

Bupati Tebo melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tebo, yakni Sugiyarto  selaku pimpinan rapat menyampaikan bahwa pentingnya menjaga keutuhan kawasan TNBT sebagai sistem penyangga kehidupan sehingga upaya penanganan perambahan yang telah dilakukan oleh Balai TNBT selama ini harus didukung oleh Pemerintah Kabupaten Tebo.

“Kita sepakat bahwa permasalahan ini harus diselesaikan dengan mengedepankan metode persuasif melalui pendampingan namun apabila upaya ini tidak berhasil, perlu dipertimbangkan upaya represif berupa penegakan hukum sesuai dengan aturan perundangan sebagai bentuk efek jera kepada pelaku. Langkah ini penting demi kepentingan kawasan TNBT sebagai kawasan konservasi yang harus dijaga dan dipertahankan keberadaannya,” ujarnya.

Langkah selanjutnya Balai TNBT bersama dengan mitra PT. LAJ, Dinas Sosial dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tebo akan melakukan kunjungan ke lokasi perambahan dan menegaskan poin kesepakatan kepada kelompok SAD yang merupakan pelaku perambahan.  Melalui langkah ini diharapkan aktivitas perambahan dapat diatasi secara efektif dan fungsi kawasan dapat dipulihkan demi terjaganya keseimbangan alam dan ekosistem.

 Penuh kekayaan alam

Dilansir dari Mongabay, TNBT merupakan hutan alam. Luasnya 144.233 hektar. berada di kawasan perbukitan di hamparan dataran rendah Sumatera Timur.

TN ini memiliki potensi keanekaragaman hayati  bernilai tinggi.  Berbagai jenis flora menghuni TN ini, seperti Kempas (Koompassia excelsa ), Rumbai (Shorea spp), Jelutung (Dyera costulata), Pulai ( Alstonia Scholaris), dan getah merah (Palaguium spp).

Selain itu, juga terdapat cendawan muka rimau atau biasa disebut Raflesia Hasseltii yang masuk kategori genting dalam daftar merah organisasi konservasi internasional. Lalu ada Jernang atau palem darah naga (Daemonorops draco) .

Tidak itu saja, TNBT juga menjadi rumah yang penting satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae ), tapir ( Tapirus indicus ), ungko (Hylobates agilis), beruang madu ( Helarctos malayanus malayanus ), dan sebagainya.

Di TN ini berumah pula sekitar 59 jenis mamalia, 18 jenis kelelawar, 6 jenis primata, 151 jenis burung, dan beragam jenis kupu-kupu yang memukau.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2