Air Kemasan Berdampak 3.500 Kali pada Lingkungan Dibanding Air Keran
Klikhijau.com – Saat ini air kemasan telah jadi kebutuhan untuk minum dibanding denga iar keran. Di mana-mana dengan mudah kita menemukannya. Air kemasan dijual eceran saja. Harganya pun cukup terjang...
Klikhijau.com – Saat ini air kemasan telah jadi kebutuhan untuk minum dibanding denga iar keran. Di mana-mana dengan mudah kita menemukannya. Air kemasan dijual eceran saja. Harganya pun cukup terjangkau.
Persoalannya kebanyakan air kemasan dikemas dalam botol plastik, khususnya di Indonesia. Dan telah diketahui bersama bahwa botol plastik membawa petaka bagi lingkungan dan kesehatan.
Ada sebuah penelitian yang dipimpin oleh Barcelona Institute for Global Health (ISGlobal) telah menemukan fakta mencengangkan.
Fakta yang ditemukan itu adalah bahwa dampak lingkungan air kemasan jauh lebih tinggi dibanding air keran, yakni 3.500 kali.
[irp]
Pada penelitian di lakukan Barcelona tersebut. Bertujuan untuk menentukan dampak air kemasan di Barcelona. Dan hasilnya temuannya terungkap bahwa air kemasan jauh lebih mahal, baik secara finansial maupun ekologis daripada air ledeng atau keran.
Studi tersebut menemukan, jika semua penduduk Barcelona menggunakan air kemasan. Hal itu akan menghasilkan ekstraksi sumber daya 3.500 kali lebih banyak daripada air keran dengan peningkatan biaya sebesar $83,9 juta.
Penelitian tentang topik ini mulai dilakukan setelah tren menemukan bahwa, meskipun investasi yang kuat untuk memurnikan air keran Barcelona, sebagian besar penduduk lebih memilih air kemasan.
Selain dampak air kemasan pada sumber daya. Para peneliti juga menemukan bahwa secara ekologis jauh lebih mahal. Mereka menyimpulkan bahwa dampak air kemasan pada ekosistem adalah 1.400 kali lebih tinggi daripada air ledeng.
Seperti dilansir inhabitat, penelitian tersebut merupakan yang pertama meneliti dampak air minum kemasan di Barcelona.