7 Jenis Buah yang dapat Tingkatkan Imunitas Kekebalan Tubuh
Klikhijau.com – Berbagai jenis buah mengelilingi kita. Sebagian bisa dikonsumsi, sebagiannya lagi tidak. Ada banyak jenis buah yang dapat dikonsumsi dan menawarkan ragam manfaat. Saking banyaknya...
Klikhijau.com – Berbagai jenis buah mengelilingi kita. Sebagian bisa dikonsumsi, sebagiannya lagi tidak. Ada banyak jenis buah yang dapat dikonsumsi dan menawarkan ragam manfaat.
Saking banyaknya manfaat buah, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan, setiap orang makan 400 gram buah dan sayur setiap hari.
Tujuan anjuran memakan sayur dan buah sederhana saja, agar kita mendapat tubuh yang sehat. Namun, jika ingin meningkatkan imunitas kekebalan tubuh. Ada beberapa jenis buah yang bisa kamu konsumsi.
Dari laman resmi Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) RI disebutkan Ada 7 jenis buah yang bisa meningkatkan imunitas kekebalan tubuh:
[irp]
Jeruk yang memiliki nama latin Citrus sp adalah tanaman tahunan berasal dari Asia, terutama Cina. Tanaman ini sudah ada di Indonesia sejak ratusan tahun lampau.
Di Indonesia sendiri beragam jenis buah jeruk, mulai dari jeruk berukuran kecil hingga jeruk besar. Tanam ini ada yang tumbuh liar ada pula yang dibudidayakan.
Ia bisa tumbuh di berbagai kondisi iklim, dapat ditanam di mana saja, baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi (Jumiana, 2013).
Buah jeruk merupakan sumber vitamin C. Hal inilah yang jadi pemicu yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit seperti flu atau infeksi.
Pepaya atau Carica papaya L. tergolong tanaman tidak bermusim, sehingga buahnya tersedia setiap saat. Pun harganya juga relatif murah dan terjangkau.
Pepaya merupakan tanaman buah berupa herba dari family Caricaceae. Pepaya merupakan tanaman asli Amerika tropis yang berasal dari persilangan alami Carica peltata.
Buah papaya mengandung vitamin C, vitamin B, dan folat. Ketiga kandungan itu cukup untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Shalati Febjislami dala Samson, (2018) menyatakan buah pepaya mengandung 10% gula, vitamin A dan vitamin C.
Sedangkan menurut Villegas (1991) kandungan gula utamanya adalah sukrosa 48.3%, glukosa 29.8% dan fruktosa 21.9%. Perkiraan kandungan vitamin A 450 mg dan vitamin C 74 mg dari 100 g bagian yang dapat dimakan.
[irp]
-
Kiwi
-
Stroberi dan sejenisnya
-
Jambu biji
-
Tomat
-
Semangka