5 Tips Jitu dan Aman Kelola Daging Beku

Klikhijau.com – Daging dan Idul Adha, dua hal tidak terpisahkan. Idul Adha yang dikenal pula dengan Idul Kurban merupakan moment mengurbankan hewan ternak. Tidak mengherankan, pada perayaan hari Id...

5 Tips Jitu  dan Aman Kelola Daging Beku
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Daging dan Idul Adha, dua hal tidak terpisahkan. Idul Adha yang dikenal pula dengan Idul Kurban merupakan moment mengurbankan hewan ternak.

Tidak mengherankan, pada perayaan hari Idul Kurban keberadaan daging juga meningkat. Itu karena hewan yang dikurbankan tidak dijual, tapi dibagikan kepada yang berhak.

Biasanya daging tidak langsung dimasak, tapi disimpan di dalam lemari es alias kulkas agar tidak rusak. Daging yang disimpan itu akan membeku.

Persoalannya untuk mengelola daging beku, tidak bisa serta merta seperti daging segar pada umumnya. Harus ada teknik khusus yang perlu diterapkan. Agar kualitas dan rasa daging seperti semula.

Menyimpan dan mengelola daging beku rada-rada tidak mudah. Dibutuhkan kesabaran  dan perhatian khusus.

Hal lain yang perlu diperhatikan saat menyimpan daging di dalam lemari es, sebaiknya disimpan di wadah yang kedap udara untuk membungkusnya. Pun jangan mencucinya dengan air karena bisa memicu pertumbuhan bakteri. Akibatnya daging akan lebih cepat membusuk

Perlu diingat, makanan yang sehat itu, tidak hanya dilihat dari jenisnya, tetapi juga dari cara penyimpanan dan pengelolaannya.

Nah, berikut ini beberapa tips jitu dan aman dalam mengelola daging beku seperti dikutip dari Instagram Kementerian Kesehatan Republik Indonesia:



  • Alasi daging dengan wadah



Mengalasi daging yang disimpan di lemari es itu perlu, agar cairannya tidak merembes ke mana-mana. Jika merembes dan menyentuh makanan atau bahan makanan yang lain di dalam kulkas, bisa menyebabkan makana dan bahan makanan tersebut kurang baik.

Selain mengalasi dengan wadah, sebaiknya daging disimpan pada rak paling bawa lemari es.



  • Cairannya jangan biarkan menyentuh permukaan



Membiarkan daging menyentuh permukaan, benda, atau bahan makanan lainnya, berpotensi menyebabkan bakteri.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2