Yudi, Urang Aring yang Tak Terawat, dan Manfaatnya yang Mengejutkan

Klikhijau.com -  Saat jeda berbincang banyak hal dengan Yudi dan Puang Bahara beberapa waktu lalu. Mata saya melirik tanaman kecil dalam pot yang diletakkan di dekat teras rumah Yudi. Tempat kami meng...

Yudi, Urang Aring yang Tak Terawat, dan Manfaatnya yang Mengejutkan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com -  Saat jeda berbincang banyak hal dengan Yudi dan Puang Bahara beberapa waktu lalu. Mata saya melirik tanaman kecil dalam pot yang diletakkan di dekat teras rumah Yudi. Tempat kami mengobrol.

Tanaman itu terkesan tidak terawat. Saya memotretnya lalu menelusuri namanya melalui google lens. Hasilnya mencengangkan, sebab nama yang tertera adalah urang aring.

Nama urang aring adalah nama yang cukup familiar, sebab banyak iklan yang sering menyebutnya. Iklan shampo salah satunya.

Ketika hasil foto dan penelusuran itu menampilkan rupa yang sama dengan di foto. Saya menyodorkannya kepada Yudi.

"Ini urang aring?" Kata saya dengan nada bertanya.

Yudi meraih gawai saya lalu memerhatikannya dengan saksama

"Iya dii, mirip fotonya,"

Urang aring yang tumbuh di dekat teras rumah Yudi itu ditanam oleh ibunya.  Awalnya tanaman itu disimpan di dalam rumah. Lalu dipindahkan ke bagian depan rumah.

Tanaman bernama latin Eclipta alba Hassk  itu ketika daunnya diremas akan mengeluarkan cairan berwarna hitam. Berdasarkan itulah, Yudi lebih mengenalnya dengan nama cumi-cumi.

Meski memiliki ragam manfaat, tanaman dari famili Asteraceaeke ini lebih banyak ditemukan sebagai tumbuh liar sebagai gulma.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2