Yang Tak Pernah Khianat

Yang Tak Pernah Khianat   Ayah selalu yakin rebung penanda musim paling handal jika sembunyi di ketiak ibunya kemarau akan tiba lebih garang jika ia muncul menantang matahari hujan akan...

Yang Tak Pernah Khianat
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Hujan tiba tepat di ujung matamu
menetes ke dalam mata hitammu
mencipta warna paling kau benci
:pelangi

“Jangan menunjuk pelangi, telunjukmu akan terpotong,”

Mitos itu bertumbuh, suburkan dirinya sendiri di ingatanmu
dan kau mulai takut pada pelangi

“Pelangi, jembatan bidadari menuju bumi,”

Dan hujan adalah pengantar pelangi paling setia
aneh, kau menyukai hujan

Saat hujan, ibu bapakmu
akan di rumah
kau bisa leluasa memanja di pangkuannya

Hati adalah daun-daun
ikut ke arah mana angin berembus

Sukamu pada hujan berubah
ketika hujan mulamencuri jagung dari kebunmu
membuatmu gagal panen

Pelangi dan hujan, sepasang kekasih yang kau benci
kini mereka rajin tumbuh di matamu

Kindang, Januari 2022


Rencana Belanja

 

Ini tahun ketiga cengkih malu-malu berbuah
segala penandanya telah tiba
lebih awal dari pada apa pun
memupus segala rencana belanja

tak ada kemarau
buah cengkih, perlu kau tahu
ikut di sinar matahari

sementara matahari
takut disergap hujan
matahari hanya mengintip
tak betah berlama-lama

Tanya tumbuh subur di kepala
kenapa hujan bersetia pada riciknya
tapi gerah merasuk licin ke tubuh

ini tahun ketiga, cengkih malu berbuah
itu kabar buruk
bagi percintaan kita
....tak ada uang panai....

Kindang, 22 Januari 2022

Cuaca Buruk


 

Dan aku telah jadi cuaca buruk
paling kau hindari saat akan bepergian

Dan kau
pucuk bambu
yang acap kutatapi

Kindang, 22 Januari 2022

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2