Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam

Klikhijau.com โ€“ Garam merupakan salah satu bahan masakan yang penting untuk penambah rasa dari masakan. Makanan terasa hambar dan tidak enak jika tidak dibumbui garam. Keripik tempe terasa lebih gu...

Waspadai Risiko Kematian Dini, Ini Takaran Aman Konsumsi Garam
Bacakan Artikel

Banyak studi yang menunjukkan sebuah hubungan linear antara asupan garam dan penyakit kardiovaskuler. Ketika asupan garam meningkat, meningkat pula risiko terserang penyakit kardiovaskuler dan kematian dini.

Meski para ahli kesehatan telah berusaha mengatasi masalah ini selama beberapa dekade, tapi masih terkendala beberapa hambatan.

Tapi tim penelitian terbaru dari Queen Mary University of London, menemukan kekurangan dalam penelitian sebelumnya.

Mereka dapat membuktikan bahwa asupan garam harus dikurangi jauh lebih banyak dari rekomendasi saat ini. Hasil ini ditulis di laman Theconversation.com yang diterjemahkan dari bahasa Inggris oleh Franklin Ronaldo.

Namun, ada pula penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi garam idealnya antara 7,5 gram dan 12,5 gram per hari. Jika takaran garam kurang atau lebih, dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit kardiovaskuler dan kematian dini.

[irp]

Hubungan garam dengan tingkat risiko penyakit

Orang mengeluarkan 90% garam yang dikonsumsi melalui urine. Hasil penelitian mengungkap bahwa cara terbaik untuk mengukur asupan garam adalah gold standard method.

Tim peneliti dari Queen Mary University of London menemukan bahwa menghitung asupan garam dari sampel metode spot urine measurements dapat mengubah hubungan linear antara asupan garam dan mortalitas.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: