Tetra Pak Soroti Peran Inovasi dalam Membuka Babak Baru Pertumbuhan Kelapa Indonesia

Tetra Pak Soroti Peran Inovasi dalam Membuka Babak Baru Pertumbuhan Kelapa Indonesia
Ilustrasi kelapa - Foto: Unsplash
Bacakan Artikel

Dengan pengalaman hampir empat dekade di bidang pengolahan kelapa, Tetra Pak menyoroti bagaimana teknologi pengolahan, inovasi, dan produk bernilai tambah dapat membantu Indonesia memperkuat industri kelapa, mendukung mata pencaharian masyarakat, serta menangkap peluang global yang terus berkembang.

 

Klikhijau.com – Bertepatan dengan Hari Kelapa Sedunia, Tetra Pak, perusahaan global terkemuka di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan, menyoroti peluang Indonesia untuk menciptakan nilai tambah yang lebih besar dari industri kelapa seiring dengan terus meningkatnya permintaan global terhadap produk berbasis kelapa.

Tema Hari Kelapa Sedunia tahun ini, "Kelapa di Tengah Ketidakpastian: Menjamin Pangan, Energi, dan Mata Pencaharian", menegaskan peran kelapa yang tidak hanya sebatas sektor pertanian, tetapi juga sebagai sumber pangan, pendapatan, dan mata pencaharian. Dengan membantu produsen mengolah, mengawetkan, dan mendistribusikan produk berbasis kelapa secara aman, keahlian Tetra Pak dapat meningkatkan ketersediaan pangan, sekaligus membantu produsen dan masyarakat menciptakan nilai tambah yang lebih besar dari komoditas penting ini.

Indonesia, bersama Filipina dan Vietnam, merupakan salah satu negara utama di ASEAN dalam produksi dan ekspor kelapa. Bagi Indonesia, peluang yang ada kini semakin bergeser dari sekadar memproduksi kelapa menuju penciptaan nilai yang lebih besar melalui pengolahan yang efisien, diversifikasi produk, serta penguatan akses ke pasar domestik dan ekspor.

Hemang Dholakia, Processing Director untuk Malaysia, Singapore, Filipina & Indonesia (MSPI), Tetra Pak, mengatakan, "Tetra Pak telah bekerja sama dengan para produsen kelapa di Indonesia selama hampir 40 tahun, membantu mereka menghadapi berbagai kompleksitas dalam pengolahan kelapa dan mengubah bahan baku menjadi produk yang aman dan berkualitas tinggi, sehingga mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional. Seiring dengan fokus Indonesia untuk meningkatkan produktivitas kelapa di tingkat pertanian, terdapat peluang besar untuk menciptakan nilai tambah bagi perekonomian dan para pengolah kelapa melalui proses hilirisasi yang efisien. Hal ini dapat dicapai melalui penerapan teknologi yang tepat untuk mendukung proses hilirisasi kelapa, serta melalui inovasi, diferensiasi produk, dan solusi yang siap untuk pasar ekspor guna memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang."

Indonesia saat ini memproduksi sekitar 2,132 juta ton kelapa per tahun, sementara produktivitas nasional diperkirakan sekitar 1,1 ton per hektare per tahun, masih di bawah potensi sebesar 3,5–5 ton per hektare. Dengan sekitar 98% perkebunan kelapa dikelola oleh petani skala kecil, peningkatan produktivitas dan penguatan pengolahan hilir dapat membantu menciptakan nilai tambah yang lebih besar di sepanjang ekosistem kelapa.

Langkah Pemerintah Indonesia yang mengumumkan pengembangan 151.554 hektare kawasan hilirisasi kelapa di 28 provinsi pada Juli 2026 semakin menunjukkan ambisi negara dalam memperkuat rantai nilai kelapa nasional.

Meskipun peluangnya besar, kelapa juga merupakan bahan baku yang kompleks secara teknis. Produk kelapa rentan terhadap perubahan kimia dan biokimia, sementara air kelapa sangat sensitif terhadap paparan oksigen setelah kemasan dibuka. Oleh karena itu, menjaga cita rasa, kualitas, dan kandungan nutrisi memerlukan kontrol yang cermat di sepanjang proses pengolahan.

Keahlian dan kapabilitas global Tetra Pak di bidang kelapa mencakup seluruh perjalanan inovasi, mulai dari memahami peluang pasar hingga pengolahan, pengemasan, dan komersialisasi. Melalui Customer Innovation Centre (CIC) dan Product Development Centre (PDC), Tetra Pak bekerja sama dengan produsen untuk menguji dan menyempurnakan konsep sebelum memasuki produksi komersial, sehingga membantu mengurangi kompleksitas dan meningkatkan keyakinan dalam membawa produk ke pasar.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2