Terkesan Sepele, Ini 13 Hal yang Perlu Diterapkan Saat Berlibur ke Singapura

Klikhijau.com – Singapura adalah negara yang mengesankan. Banyak hal menarik dan menakjubkan di negara ini. Pun begitu dengan aturannya. Ada aturan tertulis ada pula yang tidak. Banyak hal terkesan...

Terkesan Sepele, Ini 13 Hal yang Perlu Diterapkan Saat Berlibur ke Singapura
Bacakan Artikel



  • Memberi jalan



Jika di negara kita, Indonesia. Saat menaiki tangga berjalan (eskalator) umumnya bebas berdiri di mana saja. Mau di tengah, sebelah kanan atau kiri. Di Singapura perilaku seperti itu dianggap kurang layak, sebab banyak orang yang terburu-buru sehingga butuh akses untuk jalan lebih cepat.

Karenanya, saat menaiki atau menggunakan eskalator, sebaiknya berdiri di sisi kiri. Sisakan ruang sisi kanan untuk mereka yang terburu-buru dan butuh akses untuk berjalan lebih cepat.



  • Tidak membuang sampah sembarangan



Membuang sampah di sembarang tempat adalah perilaku kurang terpuji. Tidak hanya mengotori lingkungan, tetapi juga dapat mengundang penyakit dan bencana alam, semisal banjir.

Di Singapura, membuang sampah sembarangan adalah pelanggaran “berat”. Dendanya cukup tinggi, yakni sekitar 300 dolar Singapura. Jumlah itu jika dirupiahkan, bisa mencapai 3.000.000 lebih.

Karenanya, jika berkunjung ke negara ini, waspada, jangan membuang sampah sembarangan.



  • Hindari merokok di sembarang tempat



Dalam keseharian kita di Indonesia, orang-orang bebas merokok di mana saja. Tak peduli itu keramaian atau akan mengusik ketenangan orang lain.

Namun, di Singapura sahabat hijau tidak bebas merokok di sembarang tempat. Ada tempat khusus yang disiapkan untuk itu.



  • Minum dan makan jangan terlalu banyak



Ini mungkin terkesan tidak penting dan nyeleneh. Namun, sahabat hijau perlu ingat, toilet di negara ini cukup sulit ditemukan. Tidak seperti di Indonesia, di mana-mana dapat ditemukan toilet umum, khususnya di rumah-rumah ibadah seperti masjid atau di tempat pengisian bahan bakar kendaraan.

Karena itu, untuk menghindari repotnya karena kebelet ingin buang air besar dan air kecil. Sebaiknya batasi minum dan makan terlalu kenyang.



  • Membawa sendiri piring atau gelas bekas pakai



Di beberapa tempat makan dan minum, jangan menunggu pelayan “warung” membawakan makananmu. Sahabat hijau harus menjemputnya sendiri dan mencari tempat makan sendiri.

Setelah selesai makan, jangan juga berharap piring kotor sahabat hijau akan dibereskan oleh yang punya warung. Hal itu tidak berlaku. Piring kotor dibawa sendiri pada tempat yang telah disiapkan. Sedangkan sampah, umumnya dibuang sendiri di tempat sampah.



  • Menawar barang saat ingin membeli



Saat hendak membeli oleh-oleh. Jangan sungkan untuk menawar, khususnya jika itu di pasar “tradisional”.

Banyak barang yang harganya masih bisa ditawarkan. Jadi, tidak ada salahnya mengeluarkan jurus ampuh dalam menawar.



  • Selektif memilih makanan



Makanan di negara ini beragam. Pun pengunjungnya, karena itu saat hendak makan, khususnya bagi umat Islam harus selektif memilih makanan, sebab banyak gerai yang menyiapkan makanan yang dilarang bagi umat Islam.


  • Perhatikan label halal



Saat hendak membeli barang yang terbungkus, khususnya makan dan minuman, sebaiknya perhatikan label halalnya.



  • Perhatikan jalur MRT



Jika sahabat hijau hendak naik Mass Rapid Transit atau Moda Raya Terpadu (MRT), perhatikan jalurnya. Jangan menghalangi jalur orang yang hendak turun. Berdirilah dengan rapi dan antri.

Jangan bawa pulang benda cair

Membawa benda cair, semisal minuman akan membuat sahabat hijau merugi. Sebab barang-barang tersebut akan disita di bandara.

Jadi, sebaiknya jangan membelinya jika berniat ingin membawanya pulang sebagai oleh-oleh. Namun, jika sahabat hijau khawatir kehausan saat di ruang tunggu atau pesawat. Di bandara Changi, Singapura disiapkan keran untuk mengisi ulang tumbler, siapkan saja tumblermu atau botol minum.



  • Menghargai budaya lain



Karena di negara ini menjadi kunjungan hampir semua negara di dunia. Ada baiknya belajar menghargai budaya orang lain yang berbeda dengan budaya kita.

Nah, itu saja, jika sahabat hijau memiliki tambahan, silakan berbagi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2