Terkesan Menjijikkan, Maggot Menawarkan Beragam Solusi dan Manfaat
Klikhijau.com – Metode biokonversi, diyakini bisa jadi sulosi tepat, ramah lingkungan dan meriah meriah dalam daur ulang sampah organik. Dan maggot BSF adalah salah satu yang bisa digunakan untuk me...
Klikhijau.com – Metode biokonversi, diyakini bisa jadi sulosi tepat, ramah lingkungan dan meriah meriah dalam daur ulang sampah organik. Dan maggot BSF adalah salah satu yang bisa digunakan untuk melakukannya.
Biokonversi merupakan satu metode perombakan sampah organik menjadi sumber energi metan. Caranya dengan melalui proses fermentasi dengan keterlibatan makhluk hidup.
Proses seperti itu dikenal sebagai penguraian secara anaerob. Bakteri, jamur, dan larva serangga umumnya menjadi organisme yang berperan dalam proses biokonversi.
Maggot atau belatung ini berasal dari lalat Black Soldier Fly (BSF). Lalat jenis ini berbeda dengan lalat pada umumnya yang membawa penyakit, lalat ini cengderung lebih “suci”.
[irp]
Kamu bisa bayangkan, ia mampu mengurai sekitar 2 ton sampah organik hanya dalam dua sampai tiga minggu dengan menggunakan manggot sekitar 750 kg.
Ajaibnya, maggot BSF tidak hanya bermanfaat sebagai pengurai sampah organik saja, tapi juga bisa dijadikan pakan ikan dan ternak lainnya, selain itu juga bisa dibudidayakan dengan potensi ekonomi yang cerah.
Dilansir dari jatengprov.go.id, harga maggot basah bisa mencapai Rp10 ribu per kilogram. Manggot BSF juga bisa diolah menjadi kering, minyak hingga pupuk.
Untuk maggot kering dan pupuk, biasanya dijual dalam kemasan lebih kecil. Harganya di kisaran Rp5.000 hingga Rp50.000 per kemasan.
Sementara yang diolah menjadi minyak, harganya bisa lebih melangit, mencapai Rp1,5 juta per 100 mililiter.
Yeka Johar, yang membudidayakan larva jenis BSF ini mengungkapkan, minyak maggot dijual ke Jepang untuk bahan produk kecantikan. Sedangkan di Belanda digunakan untuk sereal dan di Thailand dijadikan tumis fresh. Harganya Rp175 ribu satu piring kecil
Cepat panen
Cara membudidayakannya tidak sulit dan tidak butuh teknologi yang canggih, pun panennya sangat cepat, hanya sekitar 15 hari Maggot merupakan salah satu larva lalat fenomenal karena memiliki kandungan protein hewani yanga sangat tinggi, sekitar 30-45 persen. Sedangkan kandungan lemaknya mencapai 24 – 30 persen. Hal inilah yang menyebabkannya menjadi pilihan sebagai sumber pakan bernutrisi tinggi. Kandungan protein yang tinggi dari makluk satu ini sangat potensial sebagai pakan tambahan untuk perbesaran ikan. Indarmawan, (2014) membeberkan bahwa maggot memiliki kandungan anti jamur dan antimikroba. Kandungan tersebut bila dikonsumsi dikonsumsi ikan, akan membuatnya mampu bertahan terhadap penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur. Hewan bernama latin Hermetia illucens ini juga merupakan salah satu insekta. Saat ini mulai banyak dipelajari karakteristiknya dan juga kandungan nutriennya. Insekta ini memiliki nilai konversi pakan yang tinggi. Ia dapat diproduksi secara massal. Budidaya insekta juga dapat mengurangi ancaman limbah organik yang berpotensi besar mencemari lingkungan. [irp]Fase hidup maggot
Menurut Yongki Putra1 dan Ade Ariesmayana, (2020) fase hidup lalat BSF adalah sebuah siklus metamorfosis sempurna, yakni empat fase, telur, larva, pupa, dan BSF dewasa-
Fase telur
-
Fase arva
-
Fase pupa
-
Lalat dewasa
- Kingdom: Animalia
- Filum: Arthropoda
- Kelas: Serangga
- Ordo : Diptera
- Familia: Stratiomyidae
- Subfamili: Hermatiinae
- Genus: Hermatia
- Spesies: Hermatia illucens