Temukan Alasan Sederhana Ini untuk Tak Beli Baju Lebaran!
Klikhijau.com – Sudah beli baju lebaran? Yah, pertanyaan ini seolah menghantui kita jelang lebaran. Entah ini sudah jadi budaya dan gaya hidup, namun membeli baju baru di fase terakhir ramadan seakan...
Klikhijau.com – Sudah beli baju lebaran? Yah, pertanyaan ini seolah menghantui kita jelang lebaran. Entah ini sudah jadi budaya dan gaya hidup, namun membeli baju baru di fase terakhir ramadan seakan wajib bagi banyak orang.
Bahkan sejak kecil, dalam ingatan kita, lebaran memang sudah identik dengan baju baru. Itulah sepertinya yang membuat mal, pasar, dan toko pakaian senantiasa ramai dan berdesak-desakan demi melayani pembeli yang membludak.
Namun, apakah selalu harus membeli baju baru? Sebenarnya tidak juga. Sebab momen lebaran sejatinya memang bukan untuk pamer pakaian, tetapi lebih untuk merayakan kemenangan setelah puasa dan menguatkan silaturrahmi.
Jadi, tak ada salahnya mulai merenungkan ulang kebiasaan ini dengan lebih ke cara berpikir yang subtantif. Lalu, mulailah membuka-buka isi lemari dan coba temukan pakaian di sana yang mungkin masih sangat layak untuk dipakai.
Yah, kebanyakan kita punya kebiasaan mengoleksi pakaian dan ini membuat selalu ada pakaian di lemari yang jarang terpakai. Di antara pakaian-pakaian tersebut, boleh jadi ada yang menarik untuk dipakai lagi di momen lebaran kali ini.
Dikutip dari Go Green Drop, inilah beberapa alasan rasional untuk tidak membeli baju baru lebaran:
[irp]
Abaya di tahun lalu dapat dipakai lagi di Hari Raya tahun ini. (Sumber: Pamela Joe McFarlane/iStockphoto) dari Greeneration[/caption]
Pendeknya, kebutuhan kita sebetulnya tidaklah besar, namun keinginan-keinginanlah yang memang tidak terbatas. Padahal, gaya hidup minimalis saat ini sedang jadi tren baru yang justru membuat kita lebih bahagia dan lebih hemat. Di samping itu, hidup hemat dan minimalis membuat kita terhindar dari kepungan limbah pakaian.
-
Mengurangi limbah tekstil
-
Mengurangi gas pemicu efek rumah kaca
-
Mencegah sampah masuk TPA
-
Mengurangi konsumerisme
-
Hemat energi
-
Lebih praktis