TB dan Kawali Kolaborasi Mengawal Potensi Kopi Desa Kindang

Klikhijau.com - Kopi telah menjadi komoditi yang diburu. Peminatnya bertumbuh setiap hari. Pun mulai diolah tidak sebatas minuman saja. Perburuan kopi, khususnya sebagai minuman kadang terbentur pa...

TB dan Kawali Kolaborasi Mengawal Potensi Kopi Desa Kindang
Bacakan Artikel

“Kendala dari petik merah atau ceri karena banyaknya kesibukan yang lain,” ungkapnya.

Padahal menurut Ato, sapaan akrab Rahmat Saleh, petik merah adalah cara paling bagus untuk menaikkan harga kopi. Sebab kualitasnya akan jauh lebih tinggi darpada yang petik hijau.

“Petik merah selalu dihargai lebih, juga lebih menguntungkan petani,” katanya.

Potensi Kindang sebagai penghasil kopi, khususnya kopi mere atau arabusta cukup menjanjikan, sebab berada di ketinggian yang ideal.

Dulu, sebelum pohon cengkeh jadi komoditi unggulan. Kindang adalah salah satu desa di Bulukumba yang menjadikan kopi sebagai komoditi utama.

Hanya sekarang, banyak kebun kopi yang beralih fungsi menjadi pohon cengkeh, karena harga cengkeh jauh lebih menjanjikan.

Padahal menurut Ato, harga kopi tidak pernah turun, justru yang ada adalah terus menanjak.

“Pernah ke warkop minum kopi, apakah pernah mendapatkan harga segelas kopi turun, kan tidak, yang ada justru harganya yang naik, itu artinya harusnya harga kopi tidak pernah turun,” urainya.

Kegiatan perdana NGOPI yang berlangsung dalam gigil malam TB memang hanya dihadiri oleh kurang lebih 10 orang petani, tetapi memberi pengetahuan dan spirit baru yang akan menular tentang bagaimana memperlakukan kopi dengan baik agar hasilnya juga memperlakukan petani dengan baik pula.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2