Tanaman Hias Hoya, Keunikan, Manfaat dan Cara Benar Menanamnya!

Klikhijau.com - Tak seperti anggrek atau jenis tanaman hias lainnya yang sudah sangat populer dan mudah ditemui di nursery ataupun kios bunga, tanaman hias Hoya sepertinya masih agak asing di telinga...

Tanaman Hias Hoya, Keunikan, Manfaat dan Cara Benar Menanamnya!
Bacakan Artikel

[irp]

Keunikan dan keistimewaannya

Hal unik lainnya yang membuat bunga ini begitu digemari adalah karena aromanya yang super wangi. Misalnya bunga hoya carnosa atau hoya anggrek. Hoya carnosa banyak digunakan sebagai bunga hias ruangan sekaligus pengharum ruangan.

Aromanya ada yang tercium seperti aroma selai kacang, ada juga yang seperti aroma coklat. Karena bentuknya mirip dengan anggrek, hoya carnosa ini sering disalah artikan sebagai bunga anggrek.

Ada banyak sekali varian spesies bunga hoya, kira-kira mencapai 1000 spesies yang semuanya mempunyai warna-warni yang menawan.

Salah satu penelitian di Universitas Georgia, mengungkapkan bahwa Tanaman yang termasuk jenis sukulen ini dapat menyerap berbagai jenis polutan yang ada di dalam ruangan.

Pemanfaatan jenis-jenis Hoya sebagai tanaman hias pada saat ini semakin berkembang sehingga mulai dituntut munculnya kultivar-kultivar baru. Kultivar baru dapat dibentuk dari perakitan jenis yang sudah ada (Chahal dan Gosal, 2002).

[irp]

Berbagai metode dapat digunakan dalam perakitan varietas, antara lain melalui persilangan antar jenis (Schaart dan Visser, 2009). Persilangan antar jenis menjanjikan keturunan atau hibrid yang memiliki variasi yang lebih menarik jika dibandingkan induknya.

Namun demikian, dalam melakukan persilangan diperlukan pengetahuan khusus mengenai kekerabatan antar jenis agar pekerjaan yang dilakukan lebih efektif.

Kekerabatan antar jenis menunjukkan tingkat kedekatan dan kesamaan genetik dari jenis yang bersangkutan. Semakin mudah menghasilkan hibrid (Tay, 2007). Kedekatan genetik dapat digambarkan melalui istilah pool gene sebagaimana yang dikemukakan oleh Harlan dan de Wet (1971L yaitu pool gene primer, sekunder dan tersier yang menggambarkan kedekatan jenis berdasarkan kemudahan transfer gen antar kelompok.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: