Tanam Kelor, Lebih Bagus Biji atau Batangnya?

Klikhijau.com - Tanam kelor di halaman rumah atau di kebun tentu baik dan menguntungkan, mengingat betapa besar manfaat tanaman satu ini bagi kesehatan. Kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman dari su...

Tanam Kelor, Lebih Bagus Biji atau Batangnya?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tanam kelor di halaman rumah atau di kebun tentu baik dan menguntungkan, mengingat betapa besar manfaat tanaman satu ini bagi kesehatan. Kelor (Moringa oleifera) adalah tanaman dari suku Moringaceae yang digelari WHO sebagai miracle tree.

Daun kelor yang dapat dibuat sayur atau diolah menjadi bahan makanan lain seperti puding kelor hingga keripik kelor ternyata mengandung vitamin dan antioksidan tinggi.

Kelor mengandung kalium dan potasium yang lebih tinggi dari pisang. Juga memiliki kalsium yang lebih tinggi dari susu. Sementara kandungan Vitamin C daun kelor dinilai tak tertandingi yakni mengandung 40 antioksidan.

Wajar saja bila sayur kelor saat ini sedang diburu untuk dikonsumsi. Budidaya kelor pun mulai dikembangkan untuk memenuhi permintaan daun kelor yang meningkat.

Nah, pohon kelor sebetulnya dapat tumbuh di mana saja. Tetapi, tidak selalu mudah untuk menanamnya. Bila salah dalam menanam dan merawatnya karena berada di iklim yang tidak cocok, pohon kelor bisa mati.

Ada dua cara menanam kelor yang biasa dilakukan. Pertama dengan cara menanam kelor dari batangnya dan menaman kelor dari bijinya.

Pohon kelor yang tumbuh subur dapat dilihat dari perkembangan daunnya yang rimbun serta buahnya. Tanaman ini dapat tumbuh setinggi 7-11 meter. Konon, pohon kelor yang tumbuh di daerah yang gersan dan cadas lebih enak dikonsumsi ketimbang kelor yang tumbuh di daerah yang subur.

Lalu apa bedanya menanam kelor dengan batang dan dengan biji kelor? Paling bagus yang mana dan apa plus minus keduanya?

Berikut pengalaman dan pengamatan Muhammad Irham Mappa (37), seorang pendamping desa di Desa Baturappe Kabupaten Gowa. Seperti diketahui, Desa Baturappe saat ini sangat fokus dalam budidaya kelor bahkan berencana menjadikan desanya sebagai kawasan kelor.

Irham sapaan akrabnya termasuk inisiator dan penggerak yang mendampingi petani di Baturappe dalam budidaya kelor. Ia berbagi cerita dan tips pada pembaca Klikhijau pada Jumat 4 April 2020 tentang plus minus menanam kelor, biji atau batangnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2