Studi: Sejak 1950-an Kapasitas Terumbu Karang Menurun 50 Persen

Klikhijau.com -  One Earth belum lama ini menerbitkan sebuah studi baru. Studi itu mengungkapkan keadaan terumbu karang secara global telah bermasalah dan berdampak terhadap ekosistem. Para penelit...

Studi: Sejak 1950-an Kapasitas Terumbu Karang  Menurun 50 Persen
Bacakan Artikel

Tentang terumbu karang

Terumbu karang merupakan sekumpulan hewan karang. Mereka bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang lazim disebut zooxanthellae. Terumbu karang  masuk ke dalam jenis filum Cnidaria, yang tergolong kelas Anthozoa. Ia  memiliki tentakel.

Kelas Anthozoa ini terdiri dari dua Subkelas,  yaitu Octocorallia dan Hexacorallia atau Zoantharia. Keduanya ini dibedakan secara asal-usul, yakni morfologi dan fisiologi.

Koloni karang  terbentuk karena adanya campur tangan ribuan hewan kecil. Hewan-hewan itu  disebut Polip.

Meski begitu, pada bentuk sederhananya, terumbu karang hanya terdiri dari satu polip. Ia mempunyai bentuk tubuh seperti tabung. Ada mulut yang terletak di bagian atas dan dikelilingi oleh tentakel.

Meski hanya satu individu polip karang, namun, akan berkembang menjadi banyak individu. Inilah yang disebut koloni. Hewan ini memiliki rupa unik dan warna beraneka rupa serta dapat menghasilkan CaCO3 dan terlihat cantik.

Terumbu karang sendiri adalah habitat bagi berbagai spesies tumbuhan laut, baik hewan laut maupun mikroorganisme laut lainnya.

Habitat Terumbu karang ini  secara umum hidup di pantai atau daerah yang masih terkena cahaya matahari. Kira-kira kurang lebih 50 meter di bawah permukaan laut.

Namun, ada juga beberapa tipe terumbu karang yang dapat hidup jauh di dalam laut. Terumbu karang ini tidak memerlukan cahaya.

Kelemahan jenis ini karena   tidak bersimbiosis dengan zooxanhellae dan tidak membentuk karang.

Pada perairan tropis, sebagian ekosistem terumbu karang  tumbuh. Terumbu karang ini memiliki sifat yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan hidupnya terutama suhu, salinitas, sedimentasi, eutrofikasi. Ia memerlukan kualitas perairan alami.

Manfaat terumbu karang

Terumbu karang mengandung banyak manfaat.  Baik secara ekonomi maupun ekologi. Setidaknya ada dua manfaatnya, yakni manfaat langsung langsung dan tidak langsung.

Secara langsung, manfaatnya adalah tempat hidup ikan,  batu karang, pariwisata, wisata bahari  hingga penelitian dan pemanfaatan biota perairan lainnya.

Sedangkan  secara tidak langsung, berupa penahan abrasi pantai dan sumber keanekaragaman hayati.

Namun, dengan adanya penelitian tersebut, yang menyiarkan bahwa 50% terumbu karang telah hilang, maka manfaat-manfaat yang disebutkan di atas bisa saja tak lagi kita nikmati.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2