Sirih Merah, Tanaman Herba Khas Sulawesi yang Kaya Manfaat

Klikhijau.com – Sirih merah (Piper crocatum), merupakan tanaman herba khas Sulawesi yang kaya manfaat. Meski dikenal sebagai tanaman otentik asal Sulawesi, namun Wikipedia menyebut bahwa beberapa sumb...

Sirih Merah, Tanaman Herba Khas Sulawesi yang Kaya Manfaat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Sirih merah (Piper crocatum), merupakan tanaman herba khas Sulawesi yang kaya manfaat. Meski dikenal sebagai tanaman otentik asal Sulawesi, namun Wikipedia menyebut bahwa beberapa sumber literatur mengacaukan kebenaran ini dan menyebut bahwa sirih merah berasal dari benua Amerika.

Tanaman ini sejatinya masih kerabat dari sirih dan lada. Pantas saja yah bentuk daunnya memang sangat mirip. Piper crocatum biasa ditanam di pagar atau di bawah pohon. Sifatnya unik karena dapat menjalar ke mana-mana.

Menariknya, sirih merah tergolong tanaman berdaya tahan tinggi karena dapat dijumpai sepanjang tahun. Tanaman ini dapat tumbuh bebas tanpa intervensi perawatan khusus. Bahkan, tanpa perlu disiram atau dipupuk, ia akan tetap menjalar dengan daun-daun hijau nan segar.

Kondisi utama yang paling dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman ini adalah cahaya matahari. Karenanya, budidaya di ruang terbuka sangat baik untuk perkembangannya.

Berikut klasifikasi tanaman ini:
































Kerajaan:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Magnoliopsida
Ordo:Piperales
Famili:Piperaceae
Genus:Piper
Spesies:P. ornatum

Karakteristik tanaman

Adapun ciri-ciri fisik secara spesifik dari tanaman ini yang pertama adalah kebiasaannya tumbuh merambat. Seperti dibahas diawal bahwa sirih merah sangat cocok dibudidaya di pagar rumah dengan akses cahaya memadai.

Batangnya berwarna hijau dan sedikit kemerahan dengan permukaan kulit berkerut. Sementara dedaunnya berbentuk pipih sangat mirip dengan jantung hati dengan tangkai yang panjang.

Permukaan daunnya memiliki corak khas berupa warna hijau gelap berpadu dengan tulang daun berwarna merah hati sedikit keunguan.

Kandungan

Tanaman ini mengandung sejumlah senyawa aktif yang punya khasiat baik untuk ragam pengobatan antara lain: kandungan polifenol, alkaloid, saponim, minyak asiri, flavonoid (anti kanker), tanin (anti kanker), polevonolad, karvanol sebagai sesinfektan, estragol, allyprokatekol dan eugenol.

Selain itu, sirih merah juga mengandung caryofelem, cineole, karvakrol, kavibetol,terpenena, kadimen, kavikol, hidroksikavicol dan fenil propoda.

Manfaat sirih merah

Dari sejumlah kandungan istimewa di atas, tanaman herba ini memiliki ragam manfaat. Dikutip dari buku “Herbal TOGA” karya S Tony Pranata, berikut beberapa manfaat dari tanaman sirih merah yang menarik diketahui:

  • Beberapa kandungan senyawa kimia pada sirih merah dapat berperan sebagai antioksidan, anti imflamasi dan anti-diabetik.

  • Mampu mengobati penyakit diabetes.

  • Dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.

  • Mengatasi masalah keputihan.

  • Dapat mengobati penyakit hepatitis.

  • Mengobati penyakit batu ginjal.

  • Sebagai antiseptik alami untuk mengatasi bau mulut.

  • Mencegah terjadinya pertumbuhan sel kanker sehingga baik bagi penderita kanker.

  • Mencegah terjadinya peradagan.

  • Melindungi struktur sel dalam tubuh.

  • Mengobati asam urat.

  • Mengobati asam urat dan tukak lambung.

  • Menyembuhkan diare.

  • Menghaluskan dan mempercantik kulit.

  • Mencegah terjadinya serangan jantung.

  • Mengatasi kelelahan.

  • Mempercepat penyembuhan luka.

  • Meningkatkan produksi getah lambung.

  • Mangatasi sakit maag.

  • Mengatasi terjadinya radang mata.

  • Mengobati penyakit prostat.

  • Meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2