Simpan Potensi Gempa hingga Magnitudo 9, Ini Daftar 15 Segmen Megathrust di Indonesia

Klikhijau.com – Gempa megathrust belakangan ini hangat dibincangkan. Apalagi Indonesia termasuk salah satu negara “langganan” gempa bumi. Hal itu disebabkan karena Indonesia terletak di kawasan cincin...

Simpan Potensi Gempa hingga Magnitudo 9, Ini Daftar 15 Segmen Megathrust di Indonesia
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Gempa megathrust belakangan ini hangat dibincangkan. Apalagi Indonesia termasuk salah satu negara “langganan” gempa bumi. Hal itu disebabkan karena Indonesia terletak di kawasan cincin api Pasifik.

Gempa yang terjadi kerap menimbulkan kerusakan yang tidak sedikit, bahkan menelan korban jiwa.

Salah satu gempa yang ditakutkan akan terjadi adalah gempa megathrust. Namun, meski menjadi ancaman serius, pakar gempa dan dosen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Ir. Gayatri Indah Marliyani mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik (Baca INI)

Lalu apa sebenarnya gempa megathrust itu? Dilansir dari fahum.umsu, gempa megathrust adalah jenis gempa kuat yang terjadi di zona megathrust, yaitu zona subduksi aktif di mana lempeng tektonik samudra menekan di bawah lempeng tektonik benua.

Zona megathrust ini adalah area di mana dua lempeng bertemu dan menghasilkan medan tegangan di kontak antar lempeng. Jika medan tegangan ini dilepaskan secara mendadak, maka akan terjadi gempa bumi besar.

Istilah “megathrust” berasal dari dua kata, “mega” yang berarti besar, dan “thrust” yang berarti dorongan atau tekanan. Gempa ini dapat mencapai magnitudo hingga 9,9, menjadikannya salah satu gempa paling kuat yang berpotensi menimbulkan tsunami.

Sebagai negara “langganan” gempa, Indonesia berada pada zona waspada. Dilansir dari Antara, Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Nuraini Rahma Hanifa membeberkan berbagai potensi maksimal gempa yang bisa terjadi di 15 segmen megathrust yang ada di Indonesia.

Rahma mengungkapkan ada 15 segmen megathrust yang membentang dari sepanjang pesisir barat Sumatera Selatan, Jawa, sampai selatan Bali, NTT, NTB, di Utara Sulawesi, dan Utara Papua.

“Memang kalau secara potensinya itu bisa magnitudo-nya sampai 9 ya," katanya dalam gelar wicara yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin, 1 September 2024.

Rahma memaparkan berbagai potensi tersebut terdapat di segmen Aceh-Andaman dengan potensi 9,2 Magnitudo maksimum (Mmax), Nias-Simeulue 8,9 Mmax, Kepulauan Batu 8,2 Mmax, Mentawai-Siberut 8,7 Mmax, Mentawai-Pagai 8,9 Mmax, Enggano 8,8 Mmax, serta Selat Sunda-Banten 8,8 Mmax. 

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2