SGB Perkenalkan Mizuiku Outdoor Class, Metode Pembelajaran Berbasis Alam 

Jakarta, Indonesia, 9 Februari 2023 – Dalam upaya untuk terus mengembangkan Program Mizuiku di Indonesia, Suntory Garuda Beverage (SGB) dengan bangga hari ini meluncurkan modul Mizuiku Outdoor Class....

SGB Perkenalkan Mizuiku Outdoor Class, Metode Pembelajaran Berbasis Alam 
Bacakan Artikel

“Kami menyusun modul Mizuiku Outdoor Class khusus untuk anak-anak di Indonesia menimbang situasi dan kondisi setiap negara berbeda-beda. Jadi modul ini mempertimbangkan perspektif anak-anak Indonesia yang hidup di negara kepulauan, mengalami iklim tropis, kekayaan budaya melimpah, dan berbagai kondisi unik lainnya, yang dapat mempengaruhi cara berpikir anak-anak."

Cicilia Sulastri, Kepala Pusat Pengembangan Generasi LHK, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh atas inovasi program edukasi mengenai pelestarian air bersih dan lingkungan yang dilakukan Suntory Garuda Beverage (SGB) bagi anak-anak di Indonesia.

“Kami percaya, edukasi merupakan salah satu cara terbaik untuk melestarikan lingkungan kita, terutama ketika mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan alam dan lingkungan. Kami berharap, pelaksanaan Mizuiku Outdoor Class yang baru saja diluncurkan ini dapat bermanfaat lebih bagi anak-anak dan juga guru sekolah dasar (SD) dalam meningkatkan kesadaran cinta air bersih dan lingkungan.”

Zulkifri Anas, Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan, pihaknya memahami bahwa kunci keberhasilan program pendidikan lingkungan juga bergantung kepada modul serta struktur pengajaran yang baik.

“Dengan adanya modul baru di luar kelas, diharapkan dapat memberikan insprirasi kepada para guru dalam mengajarkan topik pelestarian air bersih dan mengembangkan keterampilan anak-anak. Untuk jangka panjang, kemampuan guru yang semakin baik akan berpengaruh pada pengembangan keprofesian berkelanjutan guna mendukung pengembangan profesi bagi guru pembelajar (PPGP) di masa depan.”

Dalam penerapan Mizuiku Outdoor Class, beberapa hal penting yang disarankan tim Mizuiku untuk pelaksanaan di lapangan. Pertama-tama, keselamatan anak-anak dan guru harus menjadi prioritas. Meminimalkan resiko kecelakaan, ketersediaan P3K yang lengkap dan kemampuan mengatasi kondisi darurat adalah beberapa hal utama dalam pelaksanaan belajar di luar kelas.

Termasuk keamanan saat berinteraksi dengan alam dan menghadapi situasi yang belum pernah dihadapi sebelumnya, seperti bertemu dengan lebah, ular, dan semut merah. Hal ini juga mengajarkan mereka untuk tidak takut, namun lebih menghargai keanekaragaman hayati yang mendukung konservasi air/siklus air secara keseluruhan.

Pertimbangan keamanan ini akan mendasari hal-hal penting lainnya, seperti penentuan lokasi belajar di luar kelas, denah lokasi, menentukan jam kegiatan termasuk durasi (disarankan maksimal  30-45 menit untuk anak-anak SD), topik pembelajaran hingga peralatan mengajar belajar. Modul Mizuiku Outdoor Class akan terus disempurnakan menimbang masukan dari semua pihak yang terlibat di lapangan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2