Sering Lelah? Klik Ini Agar Tahu Penyebab serta Cara Mengatasinya!

Klikhijau.com - Dalam dunia medis, badan lemas atau lelah dikenal dengan dua istilah - fatigue dan weakness. Meski banyak orang menganggap keduanya sama, nyatanya keduanya tetap berbeda. Fatigue ad...

Sering Lelah? Klik Ini Agar Tahu Penyebab serta Cara Mengatasinya!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Dalam dunia medis, badan lemas atau lelah dikenal dengan dua istilah - fatigue dan weakness. Meski banyak orang menganggap keduanya sama, nyatanya keduanya tetap berbeda.

Fatigue adalah perasaan lelah atau butuh beristirahat karena kekurangan energi. Hal ini diakibatkan waktu tidur yang kurang, cemas berlebih, kebosanan atau kurangnya olahraga. Kondisi ini mungkin juga disebabkan karena perawatan medis.

Sementara weakness adalah kurangnya kekuatan fisik atau otot untuk menggerakkan beberapa bagian tubuh. Kelemahan otot yang dikarenakan rasa sakit akan menimbulkan merasakan sakit yang cukup kuat jika menggerakkan otot.

Selain faktor penyebab badan lemas yang disebutkan di atas, depresi juga sering kali dapat menyebabkan kelelahan.

Jika ingin mengetahui lebih banyak penyebab badan lemas atau kelelahan serta cara mengatasinya, simaklah penjelasan berikut!

[irp posts="6378" name="Biasakan Baca Buku Sebelum Tidur dan Rasakan Manfaat Ini!"]

# Beristirahat dan tidur

Lelah biasanya terjadi karena tubuh kekurangan asupan energi. Cobalah beristirahat sejenak. Cobalah tidur siang singkat. Ini bisa membantu tubuh mendapatkan energi dan menghilangkan rasa lelah.

Apalagi jika di malam hari, waktu tidur kurang. Kurang tidur juga memengaruhi konsentrasi dan kesehatan

Tidur adalah kebutuhan jasmani yang sangat penting. Karena itu jadikan tidur sebagai prioritas agar tidak mengalami kelainan tidur.

Penuhi waktu istirahat Anda, yakni sekitar delapan jam bagi orang dewasa. Memberi waktu tidur tambahan dapat melawan penyakit yang hendak menyerang Anda.

# Sarapan di waktu yang tepat

Saat kelelahan, orang umumnya menjadi kurang nafsu makan. Jadi, sebaiknya jangan melewatkan sarapan meskipun tidak merasa lapar.

Studi menunjukkan, sarapan bisa membuat Anda merasa lebih baik secara mental dan juga fisik. Sarapan juga bisa menurunkan tingkat hormon stres kortisol.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: