Sederet Fakta Dibalik Tindakan Tegas KLH Segel KEK Lido

Klikhijau.com โ€“ Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Kepala BPLH dengan tegas menyegel Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido di Jawa Barat pada Kamis 2 Februari 2025 lalu. Meski dinyatakan bersifat semen...

Sederet Fakta Dibalik Tindakan Tegas KLH Segel KEK Lido
Bacakan Artikel

Dikembangkan sebagai destinasi wisata terintegrasi berkelas dunia, KEK MNC Lido City digadang akan menghadirkan MNC World Lido yang di dalamnya akan terdapat MNC Park โ€“ Theme Park berstandar internasional pertama di Indonesia.

[irp]

Yah, proyek ini tampaknya memang sangat ambisius. Rencananya akan dibangun retail, dining & entertainment, luxury hotel & resor, 18-hole Championship Golf Course yang dirancang oleh Ernie Els, vila eksklusif, Movieland โ€“ The Most Integrated & One Stop Studios, Lido Music & Arts Center โ€“ The First World-Class Outdoor Music & Arts Festival Venue in Indonesia, Lido World Garden yang akan menghadirkan keindahan taman dunia, sirkuit internasional, universitas, serta fasilitas pendukung lainnya termasuk infrastruktur smart city.


  • Pendangkalan danau


Pemerintahย menduga proyek ambisius ini menyebabkan pendangkalan Danau Lido di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Analisa yang dilakukan melalui pantauan citra satelit menunjukkan danau tersebut menyempit dari 24 hektare menjadi 12 ha, dengan kehilangan sekitar 2 ha badan air.

Dilansir CNN (11/2/2025), Menteri LH/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pihak pengelola kawasan diindikasikan tidak melakukan pengelolaan air larian hujan (run off) dengan baik, sehingga sedimen dari areal bukaan lahan terbawa ke Hulu Danau Lido, menyebabkan sedimentasi dan pendangkalan.


  • Pengakuan MNC Land


Pihak PT MNC Land Lido menegaskan bahwa pendangkalan yang terjadi sudah ada jauh sebelum mengambil alih kawasan tersebut pada 2013.

"Dapat dibuktikan dengan adanya foto udara tahun 2013. Sejak PT MNC Land Lido memulai pembangunan pada sekitar tahun 2016, justru salah satu fokusnya adalah mengatasi masalah sedimentasi ini," kata Andrian dilansir Kompas (7/2/2025).

Lanjut ke Halaman 4
Pilih Halaman: