Sarka Space Bondowoso Dorong Pemilahan Sampah, Aksi Kecil dengan Dampak Besar

Klikhijau.com - Peringatan Hari Sungai Internasional di prakarsai Komunitas Sarka Space bersama Ecoton, siswa pecinta alam SMA Bondowoso, Komunitas Mahasiswa Bondowoso, UPT Pengelolaan Sumberdaya air...

Sarka Space Bondowoso Dorong Pemilahan Sampah, Aksi Kecil dengan Dampak Besar
Bacakan Artikel

Mikroplastik tersusun dari polimer sintetis yang mengikat bahan aditif beracun seperti ftalat dan bisfenol A, serta mampu menyerap logam berat atau pestisida di lingkungan. Ikatan kimia yang stabil dalam plastik membuatnya sulit terurai, sehingga senyawa berbahaya yang melekat bisa berpindah ke tubuh manusia dan mengganggu sistem imun maupun metabolisme.

Tiara menjelaskan, kegiatan peringatan Hari Sungai Sedunia ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi menjaga kelestarian sungai, mengurangi plastik sekali pakai, serta menekan peredaran sachet yang menjadi salah satu penyumbang terbesar pencemaran di Bondowoso.

“Perlu aksi kecil dengan dampak besar berupa pemilahan sampah dari rumah,” imbaunya.

Empat permintaan

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso. yang dalam sambutannya menekankan makna sungai sebagai sumber kehidupan dan perlu upaya untuk menyelamatkan sungai.

“Salah satu tanda akhir zaman adalah kali ilang kedunge. Saat ini sungai-sungai sudah dangkal akibat sedimentasi dan sampah plastik padahal Sungai adalah lambang kesuburan dan sumber sari kehidupan. Kita perpanjang usia bumi dengan menjaga sungai tetap lestari,” ungkap Sinung Sudrajat Wakil Ketua DPRD Bondowoso.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bondowoso, Aries Agung Sungkowo mengungkapkan fakta Bondowoso setiap hari 60–65 ton sampah dibuang ke TPA, sementara luas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya sekitar 1,5 hektar. Untuk menjawab persoalan ini, Pemkab Bondowoso telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 270 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sampah Secara Mandiri yang mewajibkan masyarakat mengelola sampahnya secara mandiri, sebagai turunan Perbup No.44 Tahun 2023 tentang Pengurangan Penggunaan Plastik.

Melalui kegiatan ini, Komunitas Sarka Space bersama dengan masyarakat Bondowoso meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso:


  • Mendorong untuk memperbaiki tata kelola sampah dan pemerataan pelayanan fasilitas persampahan seperti memperbanyak TPS3R, dan sosialisasi pengurangan plastik sekali pakai secara massif sebagai implementasi Perbup No.44 Tahun 2023 tentang Pengurangan Plastik.

  • Meminta produsen untuk bertanggung jawab dalam kebocoran sampah plastik di sungai sebagai langkah EPR (Extended Producer Responsibility) sesuai UU No.18 tahun 2008

  • Pembentukan satgas khusus termasuk pelibatan pegiat lingkungan untuk sosialisasi secara massif, monitoring dan evaluasi dari peraturan pengurangan plastik sekali pakai di tingkat masyarakat.

  • Mengawasi dan memberikan sanksi bagi pelaku usaha yang menggunakan plastik sekali pakai dan memberikan solusi alternatif berbasis zero waste dan berkelanjutan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2