Sampah Plastik, Si Bandel yang Bikin Lihai Dilema dan Masalah

Klikhijau.com โ€“ Berjalanlah sejauh yang kau bisa. Dan buktikan sendiri, sejauh mana pun langkahmu, kau akan tetap menemukan sampah plastik Tak peduli kau berjalan ke pantai atau gunung atau ke temp...

Sampah Plastik, Si Bandel yang Bikin Lihai Dilema dan Masalah
Bacakan Artikel

Di tanah kosong itu, telah berpuluh tahun dijadikan tempat sampah oleh warga setempat. Dan ketika WCD digelar, dua mobil truk sampah penuh oleh sampah yang didominasi plastik.

Itu pun belum semua sampah terangkutโ€”hanya yang tampak saja. Sebab semakin digali akan semakin muncul tumpukan sampah.

โ€œIni telah jadi tempat sampah kurang lebih 25 tahun lamanya,โ€ kata Gasali, salah seorang pemuda Batua Raya 3 lorong 4 saat WCD.

[irp]

Sumber mikroplastik

Sifat plastik yang sulit terurai secara alami, ditambah dengan bahan kimia yang terkandung di dalamnya, membuat pengelolaan sampah menjadi tantangan. Sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik juga dapat mencemari ekosistem perairan darat seperti sungai, wara, hingga air tanah.

Apa yang saya temukan saat WCD, juga membuktikan penuturan Fauzan, bahwa butuh puluhan, bahkan ratusan tahun agar sampah plastik dapat terdegradrasi.

Bila plastik dibakar akan mengeluarkan racun, bila dibiarkan di alam akan menjadi pecahan-pecahan plastik yang disebut mikroplastik. Hal ini akan merusak lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan hewan, tumbuhan, maupun manusia.

โ€œKebijakan-kebijakan yang dibuat untuk mengurangi penggunaan plastik belum cukup. Upaya tersebut perlu diimbangi dengan dorongan untuk mengubah kebiasaan konsumen dalam mengelola sampah plastik sehingga dapat terbentuk model sirkular di mana sampah plastik dapat kembali menjadi plastik siap guna,โ€ย  kata Fauzan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: