Sampah dan Mahasiswa

Sampah merupakan bagian kehidupan. Dengan adanya sampah maka mengindikasikan adanya kehidupan, apabila tidak ada sampah tentu tak ada kehidupan. Setiap yang hidup pasti menghasilkan sampah. Bisa di...

Sampah dan Mahasiswa
Bacakan Artikel

Sampah merupakan bagian kehidupan. Dengan adanya sampah maka mengindikasikan adanya kehidupan, apabila tidak ada sampah tentu tak ada kehidupan.

Setiap yang hidup pasti menghasilkan sampah. Bisa dilihat dari hewan yang mengeluarkan kotoran. Manusia pun juga menghasilkan sampah.

Namun yang menjadi ironi tatkala manusia membuang sampah sembarangan. Salah satunya adalah mahasiswa.

Mahasiswa sebagai seorang yang terdidik sejatinya tak pantas membuang sampah sembarangan. Mahasiswa harusnya memiliki kepekaan lingkungan yang tinggi dan kesadaran untuk kebaikan dari hal kecil.

Mahasiswa sebagai seorang terdidik tentulah memahami beberapa aspek dalam proses pendidikan. Dalam hal kognitif, aspek yang berkaitan dengan pengetahuan.

[irp posts="2934" name="Jadi Hujan di Peluk Sendiri"]

Mahasiswa tentu mengetahui bahwa membuang sampah sembarangan itu dilarang dan banyak hal negatifnya seperti mengganggu kenyamanan, dan menimbulkan penyakit.

Kedua aspek lainnya yaitu psikomotorik dan afektif. Dengan posisi mahasiswa sebagai orang yang terpelajar tentulah memahami hal ini.

Sampah dan mahasiswa

Korelasi dengan sampah dan aspek ini yaitu setelah adanya pemahaman dari aspek kognitif bahwa membuang sampah sembarangan itu banyak dampak negatifnya.

Maka selayaknya timbul sikap, tindakan untuk membuang sampah pada tempatnya.

Namun kenyataannya masih banyak mahasiswa yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Ketika sampah berserakan dan bertebaran di lingkungan belajar, tentu akan membuat tak nyaman untuk belajar.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: